Pojok Dekranasda Diharapkan Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Pelaku UMKM

MAGELANG, KRJOGJA.com – Ketua DEKRANASDA  (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Kabupaten Magelang Tanti Zaenal Arifin, meresmikan pojok Dekranasda di Ketep Pass, Rabu (29/1/2020). Meski baru memiliki satu pojok, namun diharapkan kedepan akan bertambah lagi. Dengan begitu, akan mampu menjual prodak-prodak UMKM diwilayah ini.

“Memang harus selalu kita explore kreatifitasnya, sehingga prodak prodak yang nantinya tampil di pojok pojok DEKRANASDA ini menjadi lebih Variatif dan memiliki daya jual dan daya saing yang tinggi untuk wisatawan yang membeli dan berkunjung di Kabupaten Magelang,” kata Ketua DEKRANASDA Kabupaten Magelang, Tanti Zaenal Arifin pada acara peresmian pojok DEKRANASDA di Obyek Wisata Ketep Pass Sawangan.

Memang data yang masuk di ketep pass ini sekitar 350 ribu. Jadi data itu karena kunjungan wisatawan di bawah biro ada potongan yang namanya dispongbup yang artinya ketika kunjungan yang masuk 350 ribu ada sekitar 10 % nya dari 350 ribu itu riyel faktanya. Terus di tambah lagi banyak juga wisatawan tidak masuk ke area wisata tapi hanya menikmati pemaandangan di sekitar warung warung saja.

Pihaknya, mengucapkan terima kasih kepada Direktur Ketep Pass yang sudah memberikan tempat dan fasilitas yang diberikan. "Semoga pojok DEKRANASDA yang baru pertama kali ini, dari hari ke hari omsetnya mulai minimal dari Rp 200.000 dan sekarang maksimal Rp 1.300.000," harapnya.

Sebelumnya Ketua Penyelenggara sekaligus Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan UMKM Kabupaten Magelang, drs Sukamtono mengatakan, jika  Pemkab Magelang sudah memberikan pelatihan dan pembinaan kepada para pelaku UMKM. "Pemkab juga telah memberikan keperpihakan kepada pengguna ekonomi UMKM ini yang mereka adalah akarnya dari penguatan ekonomi. Rakyat ini bisa kita fasilitasi melalui gelar atau geray yang ada di obyek salah satunya wisata ketep pass ini," imbuhnya.

Harapan bahwa kedepan akan ada pojok-pojok DEKRANASDA baru untuk para pengrajin. "Dalam waktu dekat, akan di buka lagi di TIC Borobudur dan pasar Muntilan. Dengan begitu, semoga akan menjadi awal yang bagus dan memberikan kegairahaan   dan semangat baagi para pengrajin untuk terus berkarya dan meluaskan jaringan dan kreasinya. Dan tidak hanya prodak prodaknya, tapi juga terus menerus mengekplorasi kreatifitas yang ada," pungkasnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI