Polemik Surat Pengunduran Diri Perdes Kemanukan Dimediasi di Aula Kecamatan

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Polemik surat pengunduran delapan Perangkat Desa (Perdes) Kemanukan Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo diselesaikan dengan upaya mediasi. Camat Bagelen Bambang Setyo Budoto memanggil delapan perdes dan Pj Kades Kemanukan Bambang Wisnu secara terpisah, Selasa (14/7/2020).

Mediasi dilakukan dengan sejak pagi dengan menghadirkan delapan perdes untuk diklarifikasi. “Kami hadirkan semua pihak terkait untuk dimintai klarifikasi terkait surat yang mereka buat dan akhirnya menjadi polemik,” tutur Camat Bagelen Bambang Setyo Budoto, kepada KRJOGJA.com.

Menurutnya, proses mediasi bermula dari adanya surat tembusan kepada Kecamatan Bagelen yang berisi pengunduran diri delapan perdes, pada 6 Juli 2020. Kemudian ditindaklanjuti dengan mengundang empat pejabat pemdes dan BPD, pada 8 Juli 2020.

Dalam pertemuan hadir 26 orang, termasuk perwakilan pengurus organisasi desa dan tokoh masyarakat. “Kami gali informasi sejelas-jelasnya dari masyarakat, mereka menyampaikam banyak hal,” ungkapnya.

BERITA REKOMENDASI