Polemik Surat Pengunduran Diri Perdes Kemanukan Dimediasi di Aula Kecamatan

Proses diteruskan dengan memanggil delapan perdes untuk dilakukan klarifikasi pada 9 Juli. “Perdes datang dengan data, mereka menjelaskan setiap pertanyaan yang dihimpun dari pertemuan sehari sebelumnya,” ucapnya.

Pertemuan ditindaklanjuti dengan mengundang perdes dan Pj Kades Kemanukan Bambang Wisnu, Sekdes Kemanukan Yusuf, BPD Kemanukan, dan perdes. Dalam pertemuan itu, hadir pula Komisi 1 DPRD Purworejo yang dipimpin wakil ketua komisi Budi Sunaryo. Budi Sunaryo kemudian memimpin jalannya mediasi.

Camat menjelaskan, bahwa mediasi bisa menghasilkan titik temu, sehingga polemik yang terjadi bisa diselesaikan. Polemik tersebut, lanjutnya, muncul karena adanya miskomunikasi antara perdes dengan pimpinan mereka. “Persoalannya clear, mereka juga sudah saling meminta maaf dan yang jelas status delapan orang itu masih perangkat desa dengan hak dan kewajiban melekat pada mereka. Perdes ini kembali melayani masyarakat seperti biasanya,” terangnya.

Menurutnya, semangat untuk menjaga pelayanan publik tetap berjalan baik, menjadi landasan pemerintah dalam mengupayakan mediasi persoalan itu. “Di mana dalam rangka mewujudkan pelayanan itu, pihak DPRD Purworejo, Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) dan Polosoro, membantu ‘nyengkuyung’ bersama, sehingga mediasi berjalan baik,” terangnya.

Dalam mediasi, perwakilan BPD Kemanukan mengungkapkan hasil pertemuan yang diselenggarakan untuk menampung suara warga Kemanukan. Warga, lanjutnya, menyayangkan adanya pernyataan mundur, tapi mempersilakan apabila para perdes tetap bersikukuh untuk berhenti sebagai perdes. “Namun apabila sudah ada titik temu, maka kami pun meminta kecamatan dan dewan membantu menyampaikan kepada masyarakat. Kami tidak masalah menerima, tapi kami tidak bisa membendung aspirasi masyarakat yang sudah membolehkan mereka mundur,” ujar Ketua 2 BPD Kemanukan Ngadino.

Menanggapi permintaan tersebut, Camat Bagelen mengatakan siap menjadwalkan waktu untuk bertemu dengan masyarakat dan menyampaikan hasil putusan mediasi.rsoalan di Kemanukan. Komisi, jutnya, menyimpulkan jika Pj Kades Kemanukan menginginkan delapan perdes kembali bekerja.

BERITA REKOMENDASI