Polres Magelang Sosialisasi Pemberantasan Pungli

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG (Krjogja.com) – Polres Magelang terus mensosialisasikan pemberantasan pungutan liar (pungli) disejumlah lembaga. Salah satunya di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Magelang yang saat ini tengah melaksanakan Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) diwilayah ini.

“Prona merupakan proyek yang sudah lama sekali dilaksanakan dan sangat bagus sekali. Salah satunya karena memberikan kemudahan-kemudahan bagi masyarakat yang ekonominya lemah. Untuk itu bagaimana kita membantu mereka untuk sertipikasi tanah ini dengan tidak membayar biaya kas negara, tetapi hanya dibebankan dengan membayar administrasi saja,” kata Kapolres Magelang AKBP Hari Purnomo SH, Sik, pada sosialisasi Prona Tahun 2018 di GOR Gemilang, Rabu (24/01/2018).

Bupati Magelang dalam sambutan yang dibacakan Plt Sekda, Drs Eko Triyono mengatakan, Prona adalah kegiatan legalisasi aset dan merupakan proses administrasi pertanahan yang meliputi adjudikasi, pendaftaran tanah sampai dengan penerbitan sertifikat atau tanda bukti hak atas tanah yang diselenggarakan secara massal. “Melalui Prona ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat golongan ekonomi lemah sampai dengan menengah dapat ditingkatkan. Apalagi, tujuan Prona adalah memberikan pelayanan pendaftaran tanah dengan proses yang sederhana, mudah, cepat, dan murah,” katanya.

Sementara Kepala BPN Kabupaten Magelang, Bintarwan Widiasmo menyampaikan, bahwa Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) adalah kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak bagi semua obyek pendaftaran tanah di seluruh Indonesia dalam satu wilayah desa/kelurahan. “Adapun tujuan PTSL adalah untuk mempercepatan pelaksanaan PTSL yang  dilakukan melalui, kegiatan massal swadaya masyarakat atau  kegiatan massal lainnya atau  gabungan dari beberapa atau seluruh kegiatan dan agar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” imbuhnya.

Sedang laporan penyelenggara, Kasiwas Polres Magelang Iptu Juminten mengatakan bahwa tujuan diadakan acara ini adalah membangun sistem pencegahan dan pemberantasan pungli dan mensosialisasikan tentang operasi tangkap tangan, yaitu sanksi kepada pelaku pungli sesuai dengan ketentuan perundang – undangan serta pelaksanaan tugas unit saber pungli di setiap instansi penyelenggara pelayanan publik. (Bag)

BERITA REKOMENDASI