Ponpes Dituntut Terlibat Aktif Perangi Covid-19

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Pondok pesantren harus menjadi bagian penting dalam memerangi Covid-19, diantaranya terlibat aktif dalam kampanye pentingnya penerapan protokol kesehatan dan mendukung program vaksinasi.

“Pencerahan dari pengasuh ponpes dan santri sangat diperlukan masyarakat untuk memerangi Covid-19, sehingga pandemi lekas berakhir,” kata anggota Komisi I DPR RI Abdul Kadir Karding, pada penyerahan bantuan mobil sekolah di pondok pesantren Darussalam Ngadirejo, Senin (22/02/2021).

Karding mengatakan Pandemi Covid-19 sudah berlangsung sekitar 1 tahun berbagai upaya dilakukan pemerintah RI dalam memerangi. Pada tahap saat ini adalah vaksinasi pada masyarakat selain terus berupaya kampanye dan penegakkan penerapan prokes.

“Masyarakat demikian juga pengasuh ponpes dan santri, jika sudah saatnya divaksin untuk segera datang ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk disuntik,” kata.

Karding meminta jangan ada penolakkan terhadap vaksinasi, sebab cara terbaik untuk menghentikan mengendalikan penularan Covid-19 dan menghentikan pandemi untuk saat ini adalah vaksinasi dan penerapan prokes.

Terkait bantuan bus sekolah, Karding mengatakan mobil tersebut berasal dari Kementerian Perhubungan RI, dan diharapkan untuk dapat dimanfaatkan secara optimal guna mendukung pendidikan di ponpes. ” Kali ini ada dua bus sekolah, tahun depan diharapkan bisa membantu lebih banyak lagi, untuk sekolah dan pondok pesantren,” kata dia.

Pimpinan Ponpes Darussalam KH Tolkhah Mansur mengatakan ponpes tidak hentinya dalam keterlibatan memerangi Covid-19. Keterlibatan itu, selain penerapan protokol kesehatan di lingkungan ponpes juga sosialisasi pada masyarakat luas.

“Kami terapkan prokes di lingkungan ponpes, juga memberi contoh penerapan prokes di masyarakat. Kami juga mendukung vaksinasi covid-19,” kata KH Tolkhah Mansur.

Dia mengatakan bantuan bus sekolah sangat membantu mobilitas santri dan pengasuh ponpes dalam kegiatan belajar dan mengajar, terutama untuk perjalanan jauh. Selama ini mobilitas menggunakan kendaraan milik pengasuh. ” Kami sangat berterima kasih, bantuan ini sangat membantu pendidikan di ponpes,” kata dia. (Osy)

BERITA REKOMENDASI