Positif Virus Corona di Sukoharjo Belum Berhenti

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Kasus positif virus corona Sukoharjo mengalami kenaikan mencolok terakumulasi 555 kasus. Kenaikan juga terjadi pada kasus meninggal dunia ikut melonjak dari sebelumnya hanya 19 kasus menjadi 24 kasus. Kenaikan kasus tersebut terjadi karena faktor kontak erat sebelumnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Jumat (18/9/2020), mengatakan, data per 17 September diketahui ada kenaikan secara keseluruhan diberbagai kelompok penanganan baik rawat inap, isolasi mandiri, sembuh dan selesai isolasi mandiri dan meninggal dunia. Perkembangan data diketahui akumulasi kasus positif virus corona mencapai 555 kasus.

Jumlah kasus positif virus corona tersebut mengalami kenaikan signifikan. Sebab sebelum hanya ada 538 kasus saja. Artinya ada kenaikan sebanyak 17 kasus hingga terakumulasi secara keseluruhan menjadi 555 kasus.

Kenaikan kasus positif virus corona di Sukoharjo dalam beberapa hari diketahui signifikan. Sebab sebelumnya terjadi kenaikan sebanyak 14 kasus. Penyebab kejadian kasus tersebut terjadi karena faktor kontak erat. Hal itu diketahui setelah hasil tes swab mereka keluar.

Data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo diketahui, akumulasi kasus positif virus corona diketahui 555 kasus. Rinciannya, 65 kasus isolasi mandiri, 45 kasus rawat inap, 0 kasus isolasi di rumah sehat, 421 kasus sembuh dan selesai menjalani isolasi mandiri dan 24 kasus meninggal dunia.

“Ada kenaikan signifikan kasus positif virus corona terakumulasi 555 kasus. Ada kenaikan per kelompok penanganan kasus seperti meninggal dunia, isolasi mandiri dan lainnya,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI