Prodi Hukum UMP-PP PERARI Jalin Kerjasama

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Pengurus Pusat Perkumpulan Pengacara Indonesia (PP PERARI) menjalin kerjasama dengan Program Studi (Prodi) Hukum Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP). Pengacara profesional PERARI akan melakukan pendampingan dalam kegiatan keadvokatan yang dilaksanakan mahasiswa hukum kampus itu.

Ketua Umum PP PERARI Zuman Malaka SH SHI MH MKn mengatakan, kerjasama itu bermula dari komunikasi yang dibangun antara lembaganya dengan pengajar Program Studi (Prodi) S1 Hukum UMP. "Dari komunikasi itu, kita tingkatkan menjadi kerjasama. Bahwa antara PERARI dan Prodi Hukum UMP bisa saling mendukung dalam berbagai kegiatan keadvokatan," katanya kepada KRJOGJA.com, Selasa (29/10).

Beberapa hal, katanya, bisa dikerjasamakan antara lain agenda Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang dimiliki PERARI. Adapun Prodi Hukum UMP juga memiliki pusat bantuan hukum.

Pengurus PERARI Jawa Tengah Agus Triatmoko SE SH MH menambahkan, para praktisi Perari Jateng akan ikut ambil bagian dalam kegiatan PKPA di UMP. "Kami ikut membina mereka, berbagi pengetahuan, barangkali hal-hal yang tidak diajarkan di kampus," ucapnya.

Sebagai warga Purworejo, Agus mengaku merasa memiliki rasa tanggung jawab untuk mendidik calon advokat profesional. Terlebih, lanjutnya, terdapat universitas yang membuka prodi hukum. "Tentu kami punya tanggung jawab mengedukasi sarjana hukum kampus UMP yang ingin jadi advokat. Mereka kelak harus jadi pengacara yang profesional dan cerdas," tegasnya.  

Dekan Fakultas Ilmu Sosial UMP Dr Budi Setiawan SSos MSi mengemukakan, kerjasama tersebut dibuat dalam kerangka pengembangan pendidikan di Prodi Hukum UMP. Kelak, katanya, praktik pendidikan dan penyuluhan hukum akan melibatkan advokat profesional anggota PERARI. "Implementasinya antara lain dengan pusat bantuan hukum yang sudah ada di UMP," katanya.

Selain itu, kerjasama untuk mewadahi kegiatan lanjutan pengembangan profesi advokat. Sarjana hukum yang ingin berminat mengambil jalur profesi advokat, katanya, harus lulus sertifikasi.

Kerjasama dengan PP PERARI, katanya, adalah bentuk fasilitasi kampus untuk memudahkan alumni hukum UMP memperoleh sertifikat bidang advokat. "Termasuk membimbing kami sebagai lembaga advokasi yang bisa memberi bantuan hukum kepada masyarakat, baik bantuan litigasi maupun nonlitigasi," tandasnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI