Prof Dr Suyitno Guru Besar Baru Untidar

Editor: Agus Sigit

MAGELANG, KRJogja.com – Prof Dr Suyitno ST MSc IPM, dosen Fakultas Teknik yang sekaligus menjabat Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Tidar, resmi menjadi Guru Besar di Bidang Metalurgi. Rangkaian acara pengukuhan dilaksanakan di Gedung Kuliah Umum dr HR Suparsono, Selasa (12/07/2022) dan disiarkan secara Live Streaming via Youtube Untidar.

Dalam cara pengukuhan ini hadir guru-guru Prof Suyitno saat ia masih duduk di bangku SD, SMP dan SMA. Baginya jasa guru-guru ini yang telah mengajarkan ilmu, terutama matematika. Dosen, Mahasiswa bimbingan, kerabat serta partner pengembangan penelitian juga diundang pada hari spesial ini. Juga diundang rombongan dari Masjid Istiqomah Ungaran, dan di masjid inilah Prof Suyitno pernah menjadi marbot saat masih duduk di bangku SMA lalu.

Rektor Untidar Prof Dr Ir Mukh Arifin MSc diantaranya mengatakan kehadiran guru besar Bidang Metalurgi ini tentunya membawa harapan baru bagi keluarga besar Untidar. Harapan berupa kontribusi terhadap kinerja pembelajaran, penelitian dan layanan kepada masyarakat.

Guru besar merupakan jabatan akademik tertinggi bagi seseorang yang memilih profesi sebagai dosen. Sehingga setelah dikukuhkan sebagai guru besar, seseorang harus mampu menjadi motivator dan penggerak bagi para dosen dengan jabatan fungsional dibawahnya dan para mahasiswa asuhannya.

Juga dikatakan, orasi ilmiah yang disampaikan Prof Suyitno telah memberikan gambaran kepada kita semua, bahwa bidang metalurgi kan memegang peranan penting dalam kemajuan bangsa. Kita harus optimis, jika bersungguh-sungguh akan mampu mengembangkan kekayaan alam yang dimiliki, akan mampu menyediakan barang-barang yang kita butuhkan sehari-hari.

Sementara itu Prof Suyitno di forum ini diantaranya menyampaikan beberapa manfaat logam yang dipelajari, yaitu logam untuk kendaraan maju, logam untuk kendaraan sederhana, logam untuk alat kesehatan, logam untuk tansmisi dan konversi energi, logam untuk seni dan alat musik, logam untuk peralatan olahraga dan logam untuk peralatan rumah tangga.

Ilmu logam masih akan berkembang untuk memenuhi tuntutan persaingan manusia dalam memenangkan hasil inovasi di pasaran. Bukan hanya itu, persaingan dagang antar negara, antar perusahaan, antar komunitas juga memicu penelitian dan pengembangan terus menerus bidang ilmu logam. (Tha)

 

 

BERITA REKOMENDASI