Program Baru, Perpusda Purworejo Luncurkan Layanan E-Book

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Dinarpus) Kabupaten Purworejo meluncurkan aplikasi pelayanan buku digital atau e-book, Rabu (18/12/2019). Dinarpus memiliki 8.000 koleksi e-book dalam perpustakaan digital yang siap diakses masyarakat umum secara gratis. 

Aplikasi layanan diluncurkan Asisten 3 Setda Purworejo Pram Prasetya Achmad, didampingi Kepala Dinarpus Sigit Budi Mulyanto. Puluhan perwakilan sekolah, BUMD, penggerak literasi dan tokoh masyarakat, diundang dalam kegiatan tersebut. Selain peluncuran, Dinarpus juga menyematkan Duta Baca Kabupaten Purworejo kepada pegiat literasi warga Kesawen Pituruh. 

Kepala Dinarpus Sigit Budi Mulyanto mengatakan, pelayanan buku digital menjadi alternatif masyarakat. "Kami menyediakan buku fisik dan format digital. Tujuannya memanfaatkan berbagai lini teknologi untuk meningkatkan minat baca masyarakat dan menumbuhkan literasi sejak dini, serta mencegah hoaks," katanya kepada KRJOGJA.com, usai peluncuran. 

Menurutnya, masyarakat umum dari berbagai daerah bisa mengakses layanan digital tersebut. Mereka tinggal mengunduh aplikasi lewat ponsel android dan mendaftar secara online atau datang ke Kantor Dinarpus untuk registrasi secara offline. 

Setiap anggota layanan dapat meminjam dan membaca buku digital koleksi perpustakaan daerah. Untuk peminjaman maksimal dua buku dan dalam jangka waktu tertentu. "Kalau sudah lewat batas, buku otomatis kembali ke perpustakaan," tuturnya. 

Tahapan setelah peluncuran, katanya, adalah sosialisasi kepada masyarakat. Dinarpus Purworejo akan bekerjasama dengan Dinas Kominfo untuk mempromosikan aplikasi tersebut lewat media massa dan media sosial. "Sehingga jangkauan informasinya lebih luas," katanya. 

Asisten 3 Setda Purworejo Pram Prasetya Achmad mengemukakan, langkah Dinarpus Purworejo merupakan terobosan yang bagus pada era keterbukaan informasi. Informasi, katanya, memiliki peranan sangat penting dan dominan untuk kemajuan bangsa. 

Paradigma bangsa-bangsa di dunia, lanjutnya, sudah berubah dari sekedar mengedapankan potensi fisik dalam bentuk alam hingga militer, menjadi kekuatan informasi. "Peperangan bukan lagi bertumpu pada militer, tetapi sudah perang informasi. Negara-negara berlomba-lomba menguasai informasi dan menggunakanya untuk memajukan bangsanya sendiri," terangnya. 

Ditambahkan, peluncuran layanan aplikasi e book menjadi bagian signifikan yang berdampak masif terhadap proses edukasi bangsa. "Pasti ke depan akan membawa manfaat yang besar. Namun, tidak ada salahnya kelak aplikasi ini bisa menjadikan karya-karya penulis lokal dan kisah Purworejo sebagai bagian koleksinya, sebab ada banyak fakta tentang daerah kita belum diketahui publik, padahal itu fakta yang menginspirasi," tegasnya. 

Terpisah, pengunjung Perpusda Purworejo Diah Tatim Lutfie mengatakan, peluncuran layanan perpustakaan online semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi. Namun, layanan itu harus dibuat informatif dan menarik karena sebagian orang, lebih suka membaca buku fisik dibandingkan buku digital. "Harus dibuat semenarik mungkin, sehingga orang tertarik mengakses," ucap pelajar kelas XII MAN Purworejo itu.(Jas)

BERITA REKOMENDASI