PRSI Jaring Bibit Atlet dari Daerah Pinggiran

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Dengan ditutupnya sejumlah kolam renang, dampak dari mewabahnya virus covid-19, mengakibatkan kegiatan para atlet renang dari Persatuan Renang Seluruh Idonesia (PRSI) Kabupaten Purworejo vacum hingga hampir 10 bulan.

“Selama ini kita lebih banyak latihan fisik di luar kolam renang,” kata Ketua PRSI Purworejo H Netra Asmara Sakti, Senin (30/11/2020).

Kondisi ini tidak menyurutkan semangat para pelaku olahraga renang di Purworejo, bahkan PRSI sempat menggelar pelatihan para pelatih renang selama tiga hari di aula Kantor Kecamatan Bruno Purworejo. Wilayah kecamatan paling ujung barat laut Purworejo yang berbatasan dengan Wonosobo dan Kebumen. Menyusul dibangunnya kolam renang di wilayah itu.

“Meskipun ukurannya belum memenuhi standar untuk pertandingan, namun kolam renang ini dapat membangkitkan semangat untuk membangun minat masyarakat terhadap cabang olahraga (Cabor) ini,” jelasnya.

Netra Asmara Sakti yang juga camat Bruno ini menjelaskan, bahwa prestasi olahraga dapat ditentukan dengan tiga hal, yakni kemauan keras dan jam terbang atlet, pelatihan oleh pelatih karena di tangan pelatih ini seorang atlet bisa meraih hasil yang maksimal, disamping sarana dan prasarana yang memadahi.

“Dengan pelatihan pelatih renang ini diharapkan akan mampu melatih calon-calon atlet renang dan muncul atlet yang berpresasi di Purworejo, utamanya dari Kecamatan Bruno. Meskipun kita berada di daerah pinggiran,” katanya seraya menambahkan, peserta pelatihan ini masih harus magang terlebih dahulu untuk mendapat sertifikat. (Nar)

BERITA REKOMENDASI