PT KAI Daop 5 Purwokerto Tertibkan Aset Tanah di Banjarnegara

Editor: Ivan Aditya

PURWOKERTO, KRJOGJA.com – PT KAI Daop 5 Purwokerto bekerjasama dengan Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Banjarnegara melaksanakan program penertiban pensertifikatan aset tanah di kabupaten Banjarnegara.

Kepala PT KAI Daop 5 Purwokerto Agus Setiyono Selasa (13/10/2020) mangatakan aset tanah yang semula bekas jalur kereta api atau rel sudah ditertibkan di Kabupaten Banjarnegara dengan penyertifakatan hak atas tanah baru sebesar 40 persen dari luas aset tanah yang ada.

“Tanah aset PT KAI itu dulunya bekas rel kereta api, saat ini berbentuk tegalan dan sawah,” kata Agus Setiyono saat ditemui seusai acara penyerahan setifikat hak atas tanah dan penandatangaan perjanjian kerjasama di Stasiun Kereta Api Purwokerto.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Banjarnegara, A Yani menyerahkan 17 buku sertifikat hak atas tanah kepada Kepala PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto Agus Setiyono. “Ini adalah penyerahan sertifikat aset PT KAI (Persero) yang berada di wilayah Banjarnegara untuk tahap kedua,” kata Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Banjarnegara A. Yani.

Ia, menambahkan terkait dengan sertifikat hak atas tanah yang diserahkan Kantor ATR/BPN Kabupaten Banjarnegara, itu khusus untuk aset PT KAI (Persero) yang berada di wilayah Banjarnegara. Aset PT KAI (Persero) yang ada di Kabupaten Banjarnegara sebagian besar merupakan lahan sawah yang dahulu dilalui jalur rel kereta api.

Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Supriyanto, menjelaskan Kantor ATR/BPN Kabupaten Banjarnegara telah menerbitkan 15 Buku Sertifikat Atas Tanah dengan total luasan sebesar 109.069 meter persegi yang tersebar di empat desa/Kelurahan, yakni Kelurahan Wangon, Kecamatan Banjarnegara, dengan luas keseluruhan 3.310 meter persegi, Kelurahan Semarang, Kecamatan Banjarnegara, seluas 33.531 meter persegi, Desa Tunggoro, Kecamatan Sigaluh, seluas 40.696 meter persegi, dan Desa Randegan, Kecamatan Sigaluh, seluas 31.492 m2.

“Kemudian hari ini, Selasa (13/10/2020), Kantor ATR/BPN Kabupaten Banjarnegara kembali menyerahkan 17 Buku Sertipikat Hak Atas Tanah dengan luas 93.152 meter persegi yang tersebar di tujuh desa/kelurahan, yakni Kelurahan Parakancanggah, Kecamatan Banjarnegara, seluas 17.293 meter persegi, Kelurahan Kalibenda, Kecamatan Sigaluh, seluas 6.970 meter persegi, Kelurahan Krandegan, Kecamatan Banjarnegara, seluas 8.204 meter persegi, Kelurahan Argasoka, Kecamatan Banjarnegara, seluas 14.480 meter persegi, Kelurahan Kutabanjarnegara, Kecamatan Banjarnegara, seluas 24.461 meter persegi, dan Kelurahan Wangon, Kecamatan Banjarnegara, seluas 5.440 meter persegi,” jelasnya.

Terkait adanya penyerahan buku sertifikat hak atas tanah tersebut, maka Kantor ATR/BPN Kabupaten Banjarnegara hingga saat ini telah menyerahkan 32 Buku Sertipikat Tanah dengan luas keseluruhan 202.182 meter persegi kepada PT KAI Daop 5 Purwokerto. (Dri)

BERITA REKOMENDASI