Puluhan Investor Ikuti Acara di Borobudur, Ada Apa?

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG (KRJogja.com) – Puluhan investor dari dalam maupun luar negeri melakukan kunjungan ke Candi Borobudur Magelang yang dikemas dalam kegiatan "Site Visit Regional Investment Forum 2018", Kamis (15/3/2018). 

Tidak hanya mendengarkan paparan dari beberapa pemerintah daerah, mereka juga naik ke Candi Borobudur untuk melihat lebih dekat kebaradaan bangunan Candi Borobudur dengan dipandu Mura Aristina dari Balai Konservasi Borobudur.

Direktur Pemasaran dan Kerjasama PT Taman Wisata Taman Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (PT TWCBPRB) Ricky Sahala Parlindungan Siahaan kepada wartawan diantaranya mengatakan rangkaian kegiatan ini sudah dimulai Rabu (14/3/2018) di Yogyakarta. Ada sekitar 400-500 peserta yang mengikuti kegiatan di Yogyakarta, mereka terdiri dari investor asing dan domestik.

Kamis mereka datang ke Borobudur, dan ada 24 investor asing serta 72 investor dalam negeri yang mengikuti kegiatan di Borobudur ini. Beberapa pemerintah daerah menyampaikan presentasinya berkaitan dengan rencana investasi-investasi apa yang akan dilakukannya, diantaranya dari Pemerintah Kabupaten Kulon Progo. Sebagai pengelola, dan tuan rumah kegiatan ini, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWC) juga menyampaikan berkaitan dengan rencana investasi apa saja yang ada di kawasan-kawasan destinasi yang dikelolanya.

Secara terpisah Direktur Fasilitasi Promosi Daerah pada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Husen Maulana diantaranya mengatakan kegiatan forum investasi ini merupakan agenda tahunan BKPM. Dikatakan, Candi Borobudur masuk dalam 10 destinasi wisata prioritas pemerintah pusat. Ratusan investor dari dalam dan luar negeri ini sengaja dibawa ke Borobudur diantaranya karena keberadaan Candi Borobudur masuk dalam kategori tourism  industry. Tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah "Lifestyle Industry and Tourism Industry". Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menarik pelaku bisnis untuk berinvestasi, khususnya dalam mendukung program pemerintah "10 New Bali". (Tha)

BERITA REKOMENDASI