Puluhan Kilometer Ruas Kabupaten Masih Jalan Tanah

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Puluhan kilometer ruas jalan berstatus milik Kabupaten Purworejo masih berupa jalan tanah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus berupaya memperhatikan akses tersebut dengan mengucurkan anggaran pemeliharaan dan peningkatan.

Ruas jalan kabupaten yang permukaannya masih tanah antara lain terdapat di antara Desa Tlogosono – Desa Ngemplak di Kecamatan Gebang. Ruas itu sepanjang enam kilometer. Selain itu, ruas jalan tanah terpanjang adalah Jalan Diponegoro yang memanjang belasan kilometer dari Desa Jogoboyo Kecamatan Purwodadi hingga Awu-awu Ngombol. “Memang masih ada yang strukturnya tanah,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Purworejo, Suranto, kepada KRJOGJA.com, Jumat (8/1).

Menurutnya, pemerintah tetap memperhatikan akses tersebut. Seperti dilakukan pada ruas Tlogosono-Ngemplak, dengan melakokasikan anggaran pemeliharaan sepanjang satu kilometer pada tahun 2020.

Pemkab juga berencana meningkatkan ruas itu sepanjang satu kilometer pada tahun 2021. Pemkab, lanjutnya, membangun jalan tetap dengan memperhatikan skala prioritas.

Prioritas utama peningkatan tetap ruas yang memiliki kepadatan lalu lintas tinggi dan berpengaruh luas pada masyarakat. “Kami tetap memperhatikan skala prioritas, tapi akan berupaya memeratakan pembangunan dan tentunya sesuai dengan kemampuan anggaran pemerintah,” ungkapnya.

Dikatakan, upaya peningkatan jalan juga dapat dikerjasamakan dengan desa setempat. Beberapa desa, lanjut Suranto, meminta izin kepada pemkab untuk membangun jalan kabupaten yang melintasi wilayahnya. “Ada dilakukan beberapa desa di Purwodadi, jalan kabupaten dibangun rabat dengan sumber pembiayaan selain Dana Desa,” ucapnya.

Namun, ada juga jalan poros desa yang ditangani menggunakan anggaran kabupaten. Ruas itu jadi prioritas karena menghubungkan banyak desa, bahkan menjadi akses antarkabupaten.

BERITA REKOMENDASI