Puncak Hari Pahlawan Jateng di Purworejo

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah memusatkan peringatan Hari Pahlawan ke 74 di lapangan Desa Wareng Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo, Minggu (10/11/2019). Gubernur Ganjar Pranowo bertindak sebagai inspektur upacara dan berziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Brigade 17 Tentara Pelajar (TP) Wareng. 

Baca Juga: Tunggu 30 Tahun, Alat Rontgen Hasil Penelitian Dosen UGM Akhirnya Diproduksi

Gubernur memimpin upacara yang dihadiri kurang lebigh seribu pasukan dari berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM, Wakil Bupati Yuli Hastuti SH, dan jajaran Forkopimda menghadiri kegiatan tersebut. 

Ganjar mengatakan, pemilihan lokasi upacara di Desa Wareng merupakan hal yang baru. "Saya disodori empat titik, tapi memilih untuk dipusatkan di Desa Wareng. Sebab desa ini memiliki cerita perjuangan yang menarik untuk diangkat," katanya kepada wartawan usai upacara. 

Menurutnya, ada cerita kepahlawanan pemuda dan pelajar Desa Wareng ketika menghadapi agresi militer Belanda kedua tahun 1949. Mereka bertempur mempertahankan jembatan di desa yang akan dibom Belanda. 

Sejumlah pejuang gugur dan yang menarik, kata Ganjar, salah satu pahlawan meminta ahli warisnya untuk ditaburkan bunga warna putih di pusaranya kelak. Dikatakan, ada banyak cerita menarik ketika pejuang kita bahu-membahu mengusir penjajah, namun, belum semua terangkat dan dikenal. 

"Maka pemusatan Hari Pahlawan di Wareng ini jadi upaya pemerintah mengangkat para pejuang lokal, kisah mereka, termasuk pahlawan di TMP Wareng, juga menginspirasi generasi saat ini," tegasnya. 

Ganjar didampingi sejumlah pejabat melaksanakan tabur bunga di TMP TP tersebut. Sebanyak enam anggota Brigade 17 TP, dimakamkan di Desa Wareng. 

Pada kesempatan itu, Ganjar juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada beberapa masjid dan madrasah, UMKM, pelajar berprestasi, warga kurang mampu, sambungan listrik dan peralatan kesehatan. 

Terpisah, Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM menambahkan, puncak peringatan tersebut merupakan bagian dari kampanye pesan kebangsaan dari Kota Pejuang. Purworejo, katanya, merupakan Kota Pejuang karena melahirkan banyak pahlawan yang berkiprah pada masa sebelum dan mempertahankan kemerdekaan. 

Baca Juga: Meretas Jalan ke MotoGP, Fadhillah Arbi Berlaga di ATC 2020

WR Supratman adalah salah satu pahlawan dari masa sebelum kemerdekaan. "Lalu ada Mr Kasman Singodimejo, Jenderal Oerip Sumoharjo, Jenderal Ahmad Yani, Mr Wilopo, Dr Tjitrowardojo, juga termasuk Jenderal Sarwo Edhi Wibowo, semua lahir di Purworejo. Kisah mereka akan menjadi semangat baru bagi generasi sekarang dalam membangun perabadan bangsa terutama menghadapi revolusi industri 4.0," tandasnya.(Jas)

BERITA REKOMENDASI