Purworejo-Australia Jalin Kerjasama Bidang Perkayuan

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Kabupaten Purworejo berpeluang besar untuk menjalin kerjasama bidang perkayuan.Terutama untuk ekspor produk kayu ke Australia dan negara-negara lain di dunia.

Hal itu disampaikan CEO PNORS Technology Group Australia Mr Paul Gallo saat bertemu Bupat Purworejo H Agus Bastian SE MM di rumah dinas bupati Purworejo. Kunjungan balasan delegasi Australia ini, Selasa (12/3) dilanjutkan dengan mengunjungi RSUD Purworejo.

“Purworejo merupakan daerah yang sangat berpotensi untuk ekspor komoditas kayu. Apalagi produki kayu di Purworejo cukup banyak dan sangat menjanjikan,” kata Mr Paul Gallo.

Kunjungan delegasi Australia ini sekaligus menindaklanjuti kunjungan yang dilakukan bupati Purworejo dan rombongan ke Australia beberapa waktu lalu. Dalam kunjungan itu, Paul Gallo didampingi Ani dari PNORS Technology Group Kantor Perwakilan Jakarta dan George Iwan Marantika dari Kadin. Sedang Agus Bastian didampingi Sekda Drs Said Romadhon dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. 

“Kami melihat Purworejo memiliki potensi kayu yang cukup besar,” tambah Paul Callo yang mengaku melihat melalui Indonesian Timber Exchange (ITE) sebagai solusi Electronic Data Interchange (EDI) yang kuat yang dibuat khusus untuk Indonesia, Purworejo memiliki peluang untuk menembus pasar internasional.

Pada kesempatan itu Bupati Agus Bastian menjelaskan bahwa Purworejo memiliki potensi besar dalam produksi kayu. Diantaranya albasia/sengon dengan produksi 110.400 meter kubik per tahun, sonokeling 7,7 ribu meter kubik per tahun, mahoni 5,5 ribu meter kubik per tahun, jati 3,9 ribu meter kubik per tahun, pinus 3,8 ribu meter kubik per tahun dan masih banyak lagi jenis kayu lainnya. (Nar)
 

 

BERITA REKOMENDASI