Purworejo Karya Atasi Pengangguran di Baledono

 

 

 

 

 

 

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Sejumlah pemuda warga RW 09 Kampung Selis, Kelurahan Baledono, Kecamatan/Kabupaten Purworejo, mendirikan bengkel kerja bernama Purworejo Karya. Lembaga itu menjadi wadah untuk mewadahi potensi pemuda setempat yang selama ini belum memiliki pekerjaan.ampung Selis, Kelurahan Baledono, Kecamatan/Kabupaten Purworejo, mendirikan bengkel kerja bernama Purworejo Karya. Lembaga itu menjadi wadah untuk mewadahi potensi pemuda setempat yang selama ini belum memiliki pekerjaan.

 Dalam bengkel kerja tersebut pemuda mengekspresikan berbagai keahlian yang dimiliki untuk membuat berbagai produk kreatif. "Banyak pemuda yang punya potensi dan kemampuan, namun mereka belum terwadahi, atau masih banyak yang menganggur. Maka muncul gagasan kami untuk membuat bengkel kerja atau workshop

," ungkap penggagas workshop

Purworejo Karya, Muhammad Eri Yanto, kepada KRJOGJA.com, Senin (18/11).

Bengkel terbuka untuk seluruh pemuda di lingkungan setempat yang ingin mengembangkan potensi diri. Sedikitnya belasan pemuda aktif menjadi bagian dari workshop

itu.

Mereka membuat jasa pembuat teralis besi, pagar rumah, pintu gerbang, dekorasi taman, alumunium, rangka baja ringan, renovasi bangunan. "Bahkan kami bisa membuat rumah dari awal hingga selesai dan ditempati," ucapnya.

Menurutnya, keberadaan bengkel kerja memudahkan para pemuda dalam memasarkan produk dan jasa yang mereka miliki. Pengelola workshop

, katanya, tinggal menginformasikan kepada publik tentang kemampuan yang dimiliki anggota. "Untuk memudahkan tersebarnya informasi, kami juga membuat website

atas nama lembaga. Hasilnya efektif dan kami sudah dipercaya beberapa klien, meski lembaga ini belum lama berdiri," terangnya.

Ketua RW 09 Baledono, Muzamil menuturkan, lembaga tersebut efektif untuk mengurangi pengguran di Baledono. Meski anggotanya belum banyak, katanya, Purworejo Karya sudah bisa dipercaya publik dan mendapat order pekerjaan. "Saya meyakini kelak akan semakin maju, jika masyarakat tambah percaya lalu menggunakan jasa mereka, maka semakin sedikit pemuda menganggur di lingkungan kami," tegasnya.

Muzamil berharap pemerintah juga ambil bagian dalam memajukan lembaga tersebut. Bentuknya, katanya, bisa berupa kegiatan pelatihan, bantuan dan diberikan proyek agar bisa dikerjakan.(Jas)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI