Purworejo – Kulonprogo Sinkronisasi Batas Daerah

PURWOREJO, KRJOGJA,com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo dan Kulonprogo DIY melakukan pertemuan finalisasi sinkronisasi batas daerah. Kegiatan ini sekaligus sebagai tindaklanjut hasil sinkronisasi peta batas wilayah antara kedua kabupaten di dua wilayah provinsi ini yang telah dilaksanakan awal September kemarin.

Sinkronisasi dilaksanakan pada tiga sub segmen masing-masing, segmen Kecamatan Kaligesing dengan Kapanewon Kokap, Samigaluh dan Girimulyo, segmen Kecamatan Bagelen dengan Kapanewon Kokap serta segmen Kecamatan Bener dengan Kapanewon Samigaluh.

“Ketidakjelasan batas daerah dapat menyebabkan terjadinya sengketa yang dapat berpengaruh terhadap fungsi pelaksanaan tugas pemerintahan dalam rangka pelayanan publik,” kata Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Purworejo Ir Yuni Astuti MA, Rabu (7/10).

Dalam pertemuannya dengan pejabat Pemkab Kulonprogo yang dipimpin Sekretaris Daerah Kulonprogo Ir RM Astungkoro MHum di Ruang Arahiwang Kantor Bupati Purworejo Yuni Astuti yang didampingi sejumlah pimpinan OPD terkait menjelaskan, Bahwa persoalan batas daerah harus diupayakan untuk diselesaikan secara komprehensif dan sedini mungkin. Ini sekaligus merupakan agenda penting dalam melaksanakan otonomi daerah. “Batas daerah dibutuhkan untuk menghitung luas daerah yang merupakan salah satu indikator dalam perhitungan Dana Alokasi Umum (DAU). Karena tanpa batas daerah yang tegas, maka luas daerah tidak mungkin dihitung,” tambahnya.

Dari kegiatan ini akan menghasilkan berita acara Kesepakatan Bersama, yang akan digunakan sebagai bahan pengajuan revisi Permendagri Nomor 19 Tahun 2006 kepada Kemendagri dan sebagai bahan pengajuan materi pembahasan revisi Perda RT RW di Kementerian Agraria dan Tata Ruang. (Nar)

BERITA REKOMENDASI