Purworejo Terima Penghargaan Leprid

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Gelar tari tradisional Dolalak massal yang melibatkan sekitar 6.000 lebih penari Dolalak dari berbagai usia di Kabupaten Purworejo, membuahkan hasil yang menggembirakan. Bahkan Bupati Purworejo H Agus Bastian SE MM dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Agung Wibowo AP mendapat penghargaan dari Lembaga Prestasi Rekor Indonesia Dunia (Leprid). Penghargaan disampikan langsung Direktur Utama Leprid Paulus Pangka.

“Tujuan utama kita bukan pada penghargaannya, namun lebih dari uapaya kita untuk terus melestarikan seni budaya lokal. Apalagi Dolalak sudah mendapat pengakuan sebagai seni tradisional asli dan khas Purworejo,” kata Kepala Disparbud Purworejo Agung Wibowo AP, Jumat (18/10/2019).

Menurutnya, gelar even budaya ini memang sudah dipersiapkan cukup lama. Bahkan untuk menghadirkan penari, pihaknya harus bekerja keras untuk memberikan pelatihan kepada sekolah-sekolah agar mereka yang tampil bukan sekedar berpakaian Dolalak, namun menari Dolalak. “Ini ternyata mendapat sambutan baik dari berbagai sekolah, yang terbukti mereka mampu ikut andil dengan mengirimkan perwakilannya yang benar-benar menari Dolalak,” jelasnya.

Dalam pagelaran Dolalak massal yang berlangsung di Alun-alun besar Purworejo ini melibatkan para penari dari pelajar tingkat SD, hingga SLTA dan umum. Juga kelompok sanggar kesenian, grup Dolalak dari berbagai desa dan lainnya. Bahkan sebagian dari prajurit Kodim 0708 juga ikut ambil bagian. Begitupun para pejabat di lingkungan Pemkab Purworejo dan Forkopinda juga ikut turun lapangan dan menari bersama dengan durasi sekitar 20 menit ini. (Nar)

BERITA REKOMENDASI