Puskesmas di Sukoharjo Kekurangan Dokter

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Puskesmas di Sukoharjo masih membutuhkan penambahan dokter untuk memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat. Hal tersebut dilakukan mengingat kebutuhan dokter belum mencukupi. Tercatat satu orang dokter sekarang harus melayani sebanyak 10.000 orang pasien, padahal idealnya hanya separuhnya saja atau 5.000 orang pasien.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo Nasruddin, Sabtu (27/01/2018) mengatakan, di Sukoharjo ada sebanyak 12 Puskesmas tersebar di masing masing kecamatan. Jumlah dokter disetiap Puskesmas sebanyak tiga sampai empat orang.

Jumlah dokter di Puskesmas masih belum mencukupi kebutuhan dan perlu dilakukan penambahan. DKK Sukoharjo memperkirakan penambahan harus dua kali lipat dari sekarang di semua Puskesmas.

“Jumlah doker di Puskesmas memang masih perlu ditambah. Apalagi dibeberapa wilayah jumlah penduduknya sangat padat,” ujar Nasruddin.

DKK Sukoharjo memetakan masing masing kondisi yang dihadapi Puskesmas berbeda. Sebab di wilayah Sukoharjo bagian selatan meliputi Kecamatan Tawangsari, Weru dan Bulu jumlah penduduknya masih stabil. Artinya tidak terlalu banyak mengingat karakteristik penduduk disana merupakan petani dan perantau.

Kondisi berbeda terjadi di wilayah Sukoharjo bagian utara meliputi Kecamatan Grogol, Baki dan Kartasura. Disana jumlah penduduk sangat padat karena banyak pula warga pendatang.

Kepadatan penduduk tinggi juga terjadi di tengah kota seperti di Kecamatan Sukoharjo Kota dan Bendosari. Wilayah padat penduduk berdampak pada Pukesmas yang harus memberikan pelayanan maksimal dengan menyediakan dokter sesuai kebutuhan.

Meski jumlah dokter di masing masing Puskesmas masih terbatas namun DKK Sukoharjo masih belum menemukan kendala. Pelayanan kesehatan pada masyarakat tetap terlayani dengan baik. (Mam)

BERITA REKOMENDASI