Raja Malaysia Kagumi Candi Borobudur

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Raja Malaysia, Yang Dipertuan Agong XVI Al Sultan Abdullah Ri'ayatauddin Al Mustafa Billah Shah, kagumi Candi Borobudur yang dibangun sekitar 12.000 tahun yang lalu tersebut. Bahkan sampai tidak percaya nenek moyang mampu membangun Candi Buddha terbesar di dunia tersebut. Pasalnya, zaman dahulu tidak ada semen dan alat-alat modern seperti zaman sekarang.

"Tadi raja malaysia mengaku kagum akan bangunan candi borobudur. Beliau sampai tidak percaya, nenek moyang kita dahulu mampu membangun candi borobudur ini. Apalagi zaman dahulu belum ada semen dan alat-alat modern," kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo usai mengantarkan Raja Malaysia tersebut, berkunjung ke Candi Borobudur, Rabu (28/08/2019).

Disampaikan Ganjar yang datang bersama istri Atiqoh Ganjar Pranowo dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Bupati Magelang Zaenal Arifin beserta rombongan tadi, jika kedatangan Raja Malaysia ke Borobudur murni untuk berwisata. "Beliau datang memang murni untuk piknik. Ini merupakan kedatanganya yang pertama ke pulau jawa maupun ke borobudur. Kalau istrinya sudah kedua kalinya setelah 34 tahun yang lalu," ungkapnya.

Selain mengangumi arsitektur Candi Borobudur, Raja Malaysia yang datang bersama Permaisuri Agong Tunku Hajah Azizah Aminah Maimunah Iskandariyah dan ketiga putrinya itu juga takjub akan keindahan alam di sekitarnya. "Selain berfoto-foto dibawah, beliau juga naik ke atas candi. Sampai diatas (stupa induk), beliau terpesona melihat keindahan alam disekitar candi terutama barisan bukit menoreh di sisi selatan candi," imbuh pemandu dari Balai Konservasi Borobudur (BKB), Panggah Ardiansyah. (Bag)

BERITA REKOMENDASI