Rapid Test Digelar di Borobudur

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Sinoeng Nugroho Rachmadi dan rombongan tidak ketinggalan untuk mengikuti kegiatan pemeriksaan rapid test antigen yang dilaksanakan di TIC Borobudur Magelang, Sabtu (26/12/2020). Sebelumnya, ada seratus lebih warga dari banyak daerah juga mengikuti kegiatan ini. Tidak hanya dari wilayah Provinsi Jawa Tengah, tetapi ada juga yang berasal dari luar Provinsi Jawa Tengah bahkan ada juga yang berasal dari Sumatera Selatan.

“Kami baru saja dari berkunjung ke rumah nenek, dan akan kembali ke Sumatera Selatan. Namun sebelumnya singgah dahulu wisata ke Candi Borobudur,” kata salah seorang diantara rombongan.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah mengatakan kebijakan dilaksanakan pemeriksaan rapid test antibodi atau antigen ini berlaku untuk seluruh destinasi wisata. Dalam kondisi tertentu, dilaksanakan pemeriksaan swab. Ini telah dikomunikasinya dengan tim terpadu kabupaten dan kota di Jawa Tengah melalui surat Gubernur Jawa Tengah kepada Bupati dan Walikota, sesuai dengan dinas teknis masing-masing.

Di Dinas Pariwisata, lanjutnya, pihaknya tidak hanya kepada dinas pariwisata, tetapi juga perhotelan. “Jadi ini menjadi salah satu tolok ukur yang akan diketahui hasilnya pada minggu kedua Bulan Januari 2021 mendatang,” kata Sinoeng. Durasi liburan ini, lanjutnya, baru dapat diketahui hasilnya pada 2 minggu setelah libur Nataru.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang Retno Indriastuti MKes kepada wartawan diantaranya mengatakan dalam pemeriksaan ini diprioritaskan pelaku perjalanan pariwisata yang berasal dari daerah yang masuk kategori zona merah dan juga dari luar Provinsi Jawa Tengah. Pemeriksaan ini berupa rapid antigen gratis. Selain itu peserta juga disediakan makanan ringan dan minuman serta doorprize.

Setelah mengikuti pemeriksaan ini, setiap peserta juga diberikan surat keterangan resmi hasil pemeriksaan, baik yang hasilnya negatif maupun positif. Kalau hasilnya negatif, mereka dipersilahkan melanjutkan perjalanan wisatanya ke Candi Borobudur.

Namun bila hasilnya positif, mereka dianjurkan untuk kembali guna melakukan pengecekan atau pemeriksaan lebih lanjut. Dari pelaksanaan pemeriksaan rapid antigen ini diperoleh informasi ada 2 warga yang hasil pemeriksaannya positif, mereka berasal dari wilayah Bekasi dan Bogor. (Tha)

BERITA REKOMENDASI