Ratusan Atlet Purworejo Jalani Vaksinasi

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Seratusan atlet profesional dan amatir di Kabupaten Purworejo menjalani vaksinasi Covid-19 dosis pertama, Senin (23/08/2021) siang. Vaksinasi dilakukan untuk persiapan para atlet tersebut menghadapi kompetisi yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat seiring mulai dilonggarkannya kebijakan pembatasan.

Vaksinasi tersebut merupakan kerja sama antara Polres Purworejo dengan KONI Kabupaten Purworejo. “Vaksinasi untuk melindungi atlet, pengurus KONI, dan pengurus cabang olahraga, agar mereka bisa mengikuti pertandingan,” tutur Ketua KONI Purworejo Sumaryanto, kepada KRJOGJA.com, usai vaksinasi Selasa (24/08/2021).

Menurutnya, antusiasme atlet dan pengurus KONI untuk mengikuti vaksinasi sangat tinggi. Bahkan dari target seratus dosis, sebanyak 125 atlet dan pengurus datang ke aula Asrama Polisi Vanlar untuk mengikuti vaksinasi.

Kepala Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Purworejo Iptu Warsino mewakili Kapolres Purworejo AKBP Fahrurozi mengatakan, kegiatan vaksinasi tidak hanya untuk atlet, tapi juga dibuka untuk masyarakat umum. Dalam sehari, tenaga vaksinator Seksi Dokkes Polres Purworejo menyuntikkan hingga 700 dosis vaksin kepada masyarakat.

Warga, katanya, mendapat vaksin Moderna. “Kami baru dapat pasokan Moderna empat hari lalu dan langsung disuntikkan kepada masyarakat. Sejak vaksin tiba sampai sekarang, kurang lebih 2.500 dosis pertama vaksin sudah disuntikkan,” ungkapnya.

Dikatakan, Polres Purworejo menerima 28.800 dosis vaksin Moderna untuk dosis pertama dan kedua. Vaksin itu akan disuntikan kepada sekitar 14.400 masyarakat Purworejo.

Adapun selama pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Candi yang dimulai 5 Agustus 2021, Polres Purworejo telah memvaksin kurang lebih 14 ribu warga, dengan jumlah vaksin 29 ribu untuk dua dosis.

Dikatakan, belum ada laporan adanya kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI) setelah vaksinasi dengan vaksin Moderna. “Bahkan sejak awal Vaksinasi Merdeka Candi, bisa dikatakan tidak ada keluhan berat. Hanya satu atau dua warga yang lemas, tapi ketika ditanya, orang tersebut ternyata belum sarapan,” ujarnya.

Warsino meminta masyarakat untuk mempersiapan kondisi fisiknya sebelum mengikuti vaksinasi. Selain itu, masyarakat diminta jujur menyampaikan kondisi kesehatannya kepada tenaga medis yang melakukan skrining.(Jas)

BERITA REKOMENDASI