Razia Makanan di Kebumen, Makanan Berzat Tambahan Berbahaya Ditemukan

KEBUMEN KRJOGJA.com – Menjelang Lebaran 2018, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kebumen bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kebumen melakukan pemantauan keliling terhadap aneka makanan olahan yang dijual di sejumlah pasar tradisional dan toko swalayan di Kebumen.

"Dalam pemantauan tersebut kami menyertakan laboratorium keliling, sehingga beragam makanan yang kami duga kuat mengandung zat berbahaya bisa langsung diuji dengan laboratorium keliling tersebut," ujar Kabid Perdagangan Diperindag Kebumen, Sri Wahyuroh SH, di ruang kerjanya, Jum'at (08/06/2018).

Dari hasil pemantauan pada Jum'at siang di Pasar Tumenggungan Kebumen didapatkan ikan asin produksi Cilacap berformalin, mie basah buatan Kabupaten Magelang yang juga mengandung formalin.

Selain itu, arum manis dan bolu emprit buatan Purworejo serta lanting angka delapan buatan Kebumen yang berpewarna sintetis Rhodamin B, yaitu pewarna yang biasa digunakan sebagai pewarna kertas dan tekstil. Ditemukan pula garam bleng yang mengandung Boraks atau jenis pengawet sintetis yang tidak termasuk dalam kategori pengawet makanan.

Sedangkan pemantauan di dua toko swalayan di Kebumen ditemukan puluhan bungkus cumi-cumi dan teri nasi kering yang berformalin serta aneka makanan kering buatan pabrik yang kadaluwarsa dan rusak kemasannya. Kepada pemilik toko diminta untuk segera menyingkirkan aneka produk tersebut dari rak pajangan agar tak terbeli oleh masyarakat.(Dwi)

BERITA REKOMENDASI