Refleksi 9 Tahun Kepemimpinan Walikota Magelang Meriah

Editor: Agus Sigit

MAGELANG, KRJogja.com – Acara Refleksi 9 Tahun Kepemimpinan Walikota Magelang Ir H Sigit Widyonindito MT digelar di Pendopo Pengabdian rumah dinas Walikota Magelang, Selasa (25/2/2020). Sebelum dimulainya acara refleksi, beberapa pelajar SMPN 2 Kota Magelang tempil dengan Tari “Kipas Sejuta Bunga”, sedang pelajar SMPN 1 Kota Magelang tampil dengan melantunkan Lagu “Magelang Kota Sejuta Bunga” dan “Magelang Moncer Serius”.

Guru SMPN 2 Kota Magelang Adhi kepada KRJogja.com diantaranya mengatakan Tari “Kipas Sejuta Bunga” merupakan suatu karya tari yang merefleksikan slogan Kota Magelang Sejuta Bunga. Dikatakan, karya tari karyanyanya ini muncul dari buah pemikiran bahwa Kota Magelang merupakan kota yang bersih dan damai.

Kipas tersebut terdiri dari dua warna, yaitu hijau dan pink. Warna hijau sebagai lambang kesejukan serta kedamaian dan warna pink melambangkan keindahan yang mempersona. Konfigurasi tari ini mengintepretasikan bunga-bunga bermekaran di taman yang indah, yang pada akhirnya bunga-bunga itu dapat menarik hati dan menyejukkan jiwa siapapun yang melihatnya.

Sementara itu dalam acara refleksi diantaranya diawali dengan paparan Kepala Bappeda Kota Magelang Joko Soeparno, dan juga ditampilkan video singkat tentang perjalanan kepemimpinan Ir H Sigit Widyonindito MT periode pertama 2010-2015 dan 2016-2020. Perubahan Kota Magelang yang lebih baik dari waktu ke waktu, baik dari segi fisik maupun non fisik.

Ada beberapa capaian strategis yang dirasakan masyarakat selama ini, diantaranya pembangunan kembali Pasar Rejowinangun, penataan pedagang kaki lima (PKL) khususnya kuliner, penataan taman kota, status Gunung Tidar jadi kebun raya, pembangunan kawasan strategis seperti kawasan sentra ekonomi Lembah Tidar, kawasan Gelora Sanden, kawasan Alun-alun, Taman Kiai Langgeng maupun lainnya.

Walikota Magelang di forum yang dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus RW se Kota Magelang, anggota DPRD Kota Magelang, pengusaha maupun lainnya tersebut menyampaikan beberapa hal, diantaranya sampai akhir tahun 2019 ke-17 isu terkait dengan Kota Magelang sudah ada langkah-langkah nyata dalam mengatasinya, diantaranya penurunan angka kemiskinan, antisipasi bencana alam, perlindungan perempuan dan anak, peningkatan daya saing UMKM maupun lainnya. (Tha)

 

BERITA TERKAIT