Revitalisasi Alun-alun Abaikan Lingkungan

PURWOREJO KRJOGJA.com – Pembangunan atau revitalisasi Alun-alun besar Kabupaten Purworejo yang akan difungsikan sebagai ruang publik dan rekreasi masyarakat perkotaan, dinilai telah mengabaikan kelestarian lingkungan. Mengingat dalam pembangunan itu banyak pohon pelindung yang ditebang. Padahal untuk memelihara pohon sejak tanam, hingga besar membutuhkan perawatan dan waktu bertahun-tahun.

“Kami merasa harus mengingatkan kepada pemangku kebijakan pembangunan, pohon perindang yang telah dirintis sebagai paru-paru dan jantung kota, juga sebagai alas simpen air, ditanam dan disiram, sekarang setelah besar sebagian ditebang,” kata juru bicara Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Purworejo Sutardi.

Untuk menjadikan pohon itu rindang menurut Sutardi, membutuhkan waktu bertahun-tahun. Keindahan sudah tercipta, tapi sangat disayangkan dengan perencanaan dan pembangunan kawasan alun-alun, kenyataannya sebagian pohon-pohon itu ditebang.

“Kami sangat menyayangkan upaya perencanaan dan pembangunan yang seharusnya disinergiskan dengan tidak menebang pohon dan tidak ada alasan pohon tua dan lainnya, namun sudah semestinya alam yang  menyatu dengan kehidupan kita diperhatikan. Tidak kita rusak hanya dengan alasan perencanaan pembangunan,” paparnya. (Nar)

BERITA REKOMENDASI