Ribuan Pohon Ditanam di Bekas Longsor Karangrejo

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO (KRjogja.com) – Relawan dan warga Desa Karangrejo Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo menanam sedikitnya 3.000 bibit pohon di lokasi bekas longsor di desa itu, Minggu (20/11). Empat petak lahan Dusun Caok dan Krajan menjadi kawasan kritis setelah longsor menerjang 18 Juni 2016.

Benih tersebut bantuan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Serayu Opak Progo Yogyakarta melalui Komunitas CB Internet (KCBI) Purworejo. "Adanya bantuan berawal survey kami di Karangrejo. Tenyata selama lima bulan pascabencana, belum pernah ada bantuan bibit pohon untuk warga setempat," ungkap Hani Putra, relawan KCBI Purworejo, kepada KRjogja.com.

Menurutnya, masyarakat berharap ada bantuan bibit pohon untuk dibudidayakan sebagai sandaran ekonomi setelah seluruh vegetasi yang tumbuh di lahan mereka terkena bencana. Sebanyak 42 warga pemilik tanah terdampak bencana menanami lahan mereka secara swadaya.

KCBI Purworejo berencana memperluas distribusi bantuan benih tidak hanya untuk warga Karangrejo. Komunitas pecinta sepeda motor itu akan mengevaluasi program penghijauan Karangrejo, kemudian akan mengajukan proposal kepada BPDAS Yogyakarta untuk penanaman gelombang kedua. "Kami ingin memperluas penghijauan di Donorati, Jelok dan desa terdampak longsor lainnya," ujarnya.

Kepala Desa Karangrejo Ngateman menambahkan, BPDAS Yogyakarta membantu bibit mahoni, jambu, asam jawa, gamelina, gayam dan akasia. "Bibit tidak hanya untuk Caok, tetapi akan didistribusikan mengatasi lahan kritis di seluruh Karangrejo," tuturnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI