Rugikan Petani Tembakau, Bupati Berharap Revisi PP Nomor 109 Dibatalkan

Editor: KRjogja/Gus

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Bupati Temanggung Al Khadziq berharap pemerintah pusat dapat membatalkan revisi Peraturan Pemerintah (PP) nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan. Sebab materi dinilai merugikan petani tembakau dan dapat menurunkan kesejahteraan.

“Pemkab Temanggung memohon kepada pemerintah pusat agar revisi PP 109/2012 tidak merugikan petani tembakau bahkan kalau bisa dibatalkan dulu, karena semakin dibatasi turunan produk tembakau maka kesejahteraan petani akan semakin menurun,” kata Al Khadziq, Senin (21/6).

Bupati menyampaikan hal itu pada pembukaan Musyawarah Cabang Asosiasi Petani Tembakau (APTI) Kabupaten Temanggung di Aula Desa Petarangan, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung.

Dikemukakan pemerintah pusat sedang menggodok perubahan PP 109/2012 yang di dalamnya berisi pembatasan-pembatasan tentang turunan produk tembakau. Asumsinya, semakin turunan produk tembakau dibatasi maka juga akan menurunkan harga jual tembakau, khususnya tembakau lokal dari Kabupaten Temanggung. ” Ini yang dimaksud merugikan petani tembakau,” terang dia.

Maka itu, lanjut dia, Pemkab Temanggung juga akan ikut mengkaji item-item yang sedang dibahas dalam perubahan PP 109/2012, jika memang ada pembatasan-pembatasan yang nanti akan merugikan petani tembakau, Pemkab Temanggung sebagai represenasi masyarakat Kabupaten Temanggung nanti akan mengajukan usulan-usulan kepada pemerintah pusat.

BERITA REKOMENDASI