Rutan Harus Periksa Instalasi Listrik

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Kementerian Hukum dan HAM mengingatkan pada petugas di lembaga pemasyarakatan (lapas) untuk selalu berhati-hati, menjaga kontingensi hal-hal resiko yang akan terjadi, demi keselamatan dan keamanan di satuan kerja masing-masing.

“Jadi kita semua punya kewajiban untuk mereview, melihat dan mengamankan satuan kerjanya masing-masing,” kata Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM Bidang Ekonomi, Lucky Agung Binarto, usai penguatan pembangunan Zona Integritas menuju WBK/ WBBM di Rutan kelas IIB Temanggung, Kamis (09/09/2021) sore.

Dia mengatakan kebakaran di lapas seperti di Lapas Kelas I Tangerang jangan sampai terjadi lagi, apalagi berentetan di lapas lain. Maka itu penting dilakukan pemeriksaan pada instalasi listrik seperti kabel-kabel dan sambungan listrik. Semua harus sesuai standar dan tidak membahayakan. “Kita harus waspada, harus diperiksa jaringan listrik harus sesuai standar. Jangan sampai ada yang membahayakan,” kata dia.

Pada kesempatan itu, Lucky Agung memberikan tips untuk menuju zona integritas, yakni puasa dan membentuk tim pengawas internal. Puasa maksudnya menahan diri dan mawas diri, sedang tim pengawas internal dimaksudkan untuk mengawasi gerak gerik pegawai.

Selain itu, dia mengingatkan untuk menjaga konsistensi, memiliki semangat melayani dan semangat untuk berhasil, serta membuat inovasi yang langsung menyentuh masyarakat.

Seluruh pegawai Rutan kelas IIB Temanggung harus bertekad membuat warisan atau legacy terbaik mewujudkan predikat WBK. “Bahu-membahu artinya WBK tidak bisa dilakukan satu orang pimpinan saja, tapi segenap jajaran yang ada,” kata dia. (Osy)

BERITA REKOMENDASI