Rutan Purworejo Kedatangan 50 Napi Salemba

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Jumlah penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Purworejo bertambah 50 warga binaan. Warga baru itu merupakan kiriman dari Rutan Salemba Jakarta yang didatangkan pada Jumat (27/12).

Kepala Rutan II B Purworejo Lukman Agung Widodo mengatakan, kedatangan warga binaan baru tersebut merupakan kebijakan Kementerian Hukum dan HAM. Rutan Salemba mengalami over kapasitas hingga 184 persen dari daya tampung normal 1.500 warga binaan. "Kami mendapat tambahan 50 warga baru, kiriman dari Jakarta," ungkapnya kepada KRJOGJA.com.

Seluruh warga baru berjenis kelamin laki-laki. Sebanyak 47 warga binaan merupakan terpidana kasus narkotika dengan pelanggaran Pasal 112 dan 114 UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang pemberantasan narkotika. Sementara tiga lainnya tersangkut pasal 372 dan 378 tentang penggelapan dan penipuan.

Mereka menjalani masa orientasi dengan dimasukkan ke dalam kamar pengamatan dan penelitian lingkungan (mapenaling) Rutan II B  Purworejo. "Diberlakukan sama seperti kalau ada tahanan atau narapidana baru masuk rutan. Pasti jalani orientasi dulu," tuturnya.

Setelah masa mapenaling, mereka akan dimasukkan ke dalam blok napi untuk menyelesaikan masa hukuman. Mereka rencananya akan dimasukkan dalam kamar khusus narkoba dan tidak dicampur dengan narapidana kasus kriminal umum.

Terkait latar belakang narapidana yang terlibat kasus narkoba, lanjutnya, tidak menjadi persoalan karena Rutan Purworejo memberlakukan standard pengawasan yang ketat. "Tidak boleh ada ponsel dan benda terlarang lain dalam kamar tahanan, kami awasi mereka dengan ketat dan secara rutin gelar razia," tegasnya.

Kedatangan warga baru itu membuat daya tampung Rutan Purworejo terlampaui. Kapasitas rutan hanya untuk 120 orang, menjadi berpenghuni 199 warga binaan.  "Memang melebihi daya tampung, tetapi masih dirasa cukup, kami coba siasati agar warga binaan tetap nyaman. Antara lain menerapkan kebijakan kebersihan kamar dan optimalisasi box pakaian serta laundry bergilir," tandasnya.(Jas)

BERITA REKOMENDASI