Salatiga Siaga Demam Berdarah Dengue

Editor: KRjogja/Gus

SALATIGA, KRJOGJA.com – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga menetapkan status siaga terhadap demam berdarah dengue (DBD). Penetapan ini didasarkan jumlah kasus positif DBD dalam dua bulan Januari dan Februari mencapai 36 kasus.

Kepala DKK Salatiga, Siti Zuraidah mengatakan, dalam beberapa tahun belakangan mengalami peningkatan DBD. Pada 2017 lalu terdapat 18 kasus. Kemudian pada 2018 terlaporkan sebanyak 29 kasus dan Januari hingga Februari 2019 terlaporkan 36 kasus positif DBD.

“DBD di Salatiga luar biasa karena jumlah kasus meningkat cukup tinggi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Kami menetapkan Salatiga status siaga DBD,” tandas Siti Zuraidah, dalam pencanangan kader cilik buru sergap jentik (Kancil Batik) di sejumlah sekolah di Kota Salatiga.

Menurutnya, DKK saat memetakan daerah endemis DBD. Terdapat delapan kelurahan yang ditetapkan sebagai daerah endemis DBD, yakni  Kelurahan Dukuh, Tegalrejo, Sidorejo Lor, Mangunsari, Ledok, Kauman Kidul, Tingkir Lor, dan Kelurahan Kecandran. “Pemetaan ini didasarkan pada angka kejadian tiga tahun berturut turut,” ujarnya.

Tim Kancil Batik dicanangkan dalam apel luar biasa di Pemkot Salatiga dipimpin Wakil Walikota Salatiga, Muh Haris. “Diharapkan Kancil Batik dilaksanakan di semua sekolah. Sehingga lingkungan sekolah terbebas dari jentik dan nyamuk serta terjaga kebersihannya,” tandas Wakil Walikota. (Sus)

BERITA REKOMENDASI