Sambut Tahun Baru, Ribuan Lampion Bakal Meriahkan Langit Borobudur

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG (KRJogja.com) – Mulai Sabtu (30/12/2017) pagi di wilayah Borobudur Magelang dilaksanakan acara Borobudur Cultural Feast 2017 (BCF 2017) hingga Minggu (31/12/2017) sore. Kegiatan ini dilaksanakan di areal parkir kendaraan pengunjung Candi Borobudur. 

Acara kemudian dilanjutkan Minggu sore hingga tengah malam dengan rangkaian kegiatan "Borobudur Nite 2017 Amazingly Wonderful", yang dilaksanakan di dalam kawasan Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB), hingga pukul 24.00.

Demikian antara lain dikemukakan Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (PT TWC) Edy Setijono, Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT TWC Ricky SP Siahaan, Indro Suseno dan Direktur Gathaya Event Organizer Ayu Dyah Pasha secara bergantian kepada wartawan di Ruang Awadhana Hotel Manohara Borobudur, Jumat (29/12/2017).

Rangkaian kegiatan BCF 2017 ini banyak melibatkan partisipasi masyarakat Borobudur. Pagelaran ini disusun berdasarkan konsep gotong royong ajaran leluhur, yaitu gotong royong pitutur luhur, guyup rukun gemah ripah loh jinawi, jayaning Nusantara, amargo lalu lelaku.

BCF 2017 atau Hari Raya Kebudayaan Borobudur ini dilaksanakan dua hari, Sabtu dan Minggu (30-31/12) di areal parkir Candi Borobudur. Untuk Hari Sabtu ini, kegiatan dimulai pukul 09.00 hingga 23.00, dan Minggu (31/12) besok mulai pukul 09.00-17.00. BCF ini tidak terlepas dari pesona dan magnet Candi Borobudur.

Pada acara BCF 2017 masyarakat dijamin akan mendapatkan sensasi tontonan berbeda dan gelaran eksibisi di tempat lain. Program yang dilaksanakan TWC ini dimaksudkan sebagai embrio wisata malam dan wisata kaki lima Borobudur yang berkelas seperti tempat tujuan wisata di luar negeri.

Di hari pertama BCF 2017, Sabtu ini, ditampilkan lomba kreasi memasak Ikan Beong, petunjukan seni angklung, jathilan, Puri Irama Borobudur, Koes Plus Mania, peragaan lomba kreasi busana Borobudur, Badai (eks Kerispatih) dan Dexter Band, Kubro Siswo WTB Ngablak Magelang, Leak and Kuda Kepang maupun lainnya. 

Sedang di hari kedua Minggu (31/12), ditampilkan dolanan tradisional Nusantara Kampung Dolanan Sodongan, demo masak besar, karawitan, Strek, Ring of Fire Band, Santoz Magician maupun lainnya.

Pada demo masak besar, akan dilakukan masak dengan menggunakan peralatan masak besar yang dipimpin 7 chef dan dibantu 50 tenaga bantu masak dari 20 desa di wilayah Borobudur. Menu memasak pada acara ini adalah Senerek dan Wedang Kacang khas Borobudur. Dalam waktu 2 jam, para jago masak ini akan mendemonstrasikan cara masak yang atraktif untuk 1.000 pak.

Borobudur Nite 2017 Amazingly Wonderful, yang digelar pada Minggu (31/12) mulai pukul 17.00 di Taman Lumbini, Marga Utama TWCB, Restoran Manohara dan Panggung Aksobya TWCB mengangkat 4 pilar persembahan, yaitu music, art, culture and Lantern. Fashion Carnaval oleh Gaharu Nusantara mengangkat tema ceritera-ceritera rakyat dalam setiap rancangannya. Untuk musik dan budaya dipertunjukkan lewat iringan musik dari Java Ensemble & Orchestra. Juga Kevin and The Red Rose, Nico dan Andien.

Tepat pada pergantian tahun, akan dilepas ribuan lampion yang didatangkan langsung dari Thailand. Untuk melepasnya, akan didatangkan 15 tenaga ahli langsung dari pabrik lampion di Thailand. Lampion yang akan dilepas merupakan lampion bersertifikasi internasional. Juga ada 200 relawan yang menuntun kelompok kecil pengunjung untuk mensupervisi dalam teknik penerbangannya, pengunjung tidak diizinkan menggunakan korek apinya untuk menyalakan api lampion, tetapi harus menggunakan alat dari para relawan. "Ini untuk mencegah adanya kesalahan teknis dan cara penerbangan lampion," kata Ricky. (Tha)

BERITA REKOMENDASI