Sampai Juni 2016, 105 Paket Proyek Terlaksana

MAGELANG (KRjogja.com) – Waktu pelaksanaan kegiatan APBD Kabupaten Magelang Tahun Anggaran 2016 telah selesai. Untuk itu perlu pencermatan dan evaluasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Salah satu komponen penting manajemen mewujudkan tujuan itu adalah melalui pengendalian Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (Rakor POK) triwulan II.

"Rakor ini bertujuan untuk mengetahui seberapa capaian pelaksanaan juga terkait dengan kendala kendala yang dihadapi sehingga dapat diperoleh langkah langkah antisipasi kedepan guna keberhasilan merespon balik hambatan tersebut," kata Bupati Magelang, Zaenal Arifin SIp sesaat membuka acara kegiatan Rakor POK di Ruang Bina Praja Rabu (27/07/2016).

Dalam kesempatan itu, dihadiri oleh semua Kepala SKPD dan instansi Vertikal di lingkungan Kabupaten Magelang. Paket-paket pekerjaan yang dilaksanakan melalui pengadaan lelang secara elektronik sebelumnya meningkat secara signifikan. Tercatat sampai dengan akhir bulan Juni 2016, mencapai 105 paket pekerjaan yang telah dilaksanakan. Terdiri dari 17 paket pekerjaan jasa konsultasi, 78 paket pekerjaan kontruksi, 10 paket pekerjaan pengadaan barang. "Ini lebih baik dari tahun 2015 yang hanya mencapai 67 paket pekerjaan," kata Bupati.

Sementara sampai akhir Juni 2016, realisasi fisik tertimbang belanja langsung APBD sebesar 31,30 % dari target 40,86 %. Namun masih terdapat kendala disisi penyerapan anggaran dan terjadi kesenjangan yang cukup besar antara target dan realisasi penyerapan anggaran. "Berdasar data dari aplikasi SIMDA realisasi keuangan belanja langsung sampai dengan Juni 2016 sebesar 22,82% dari target 44,85%, yang berarti terdapat kesenjangan sebesar 22,03% walaupun sudah diberlakukan ketentuan penerbitan Surat penyediaan Dana (SPD) per triwulan," ungkapnya.

Selain itu juga masih terdapat 23 SKPD yang belum mencapai target minimal 70% dari anggaran kas triwulan II. Untuk Dana Alokasi Kusus (DAK) Infrastruktur publik, capaian realisasi keuangan sebesar 5,90% dan fisik sebesar 29,79% dari total dana Rp 70.632.380.000 dengan dominasi pembangunan infrastruktur, irigasi jalan dan jembatan sebesar 64.522.380.000, ada pun DAK regular capaian realisasi keuangan sebesar 10,64 5 dan realisasi fisik sebesar 17,59%. (Bag)
 

BERITA REKOMENDASI