Satpol PP Ciduk 16 Anak Jalanan

MAGELANG (KRjogja.com) – Sebanyak 16 anak jalanan, diamankan petugas Satpol PP Kabupaten Magelang dalam operasi represif non yustisi, Rabu (09/11/2016). Selain diberikan pembinaan, mereka juga diminta saling merapikan rambutnya.

"Mereka juga kami minta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama lagi. Kemudian kami kirim ke Dinas Tenaga Kerja Sosial Transmigrasi (Disnakersostrans)," kata Kasatpol PP, Imam Basori, usai operasi.

Sebanyak 16 anak tersebut, kata Imam, diamankan di dua tempat berbeda. Yakni di pertigaan Palbapang dan pertigaan Blondo, Kecamatan Mungkid. Saat diamankan, mereka tengah mengamen, mengemis, dan lainnya. "Mereka mengaku baru saja pulang dari nonton konser band. Kebanyakan mereka berasal dari Kabupaten dan Kota Magelang, namun ada juga dari Sragen, Pacitan, Sleman, dan Salatiga," ungkapnya.

Staf Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum), Margono menambahkan, akhir pekan kemarin pihaknya juga mengamankan serta membina lima orang pekerja seks komersial (PSK).

"Mereka ditangkap saat sedang mangkal di terminal Muntilan. Kelima orang PSK yang rata-rata sudah
berumur, antara lain P (51) warga Temanggung, M (44) warga Sleman, SM (50) warga Kabupaten Magelang, S (41) warga Boyolali, dan N (34) warga Kabupaten Magelang," imbuhnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI