Satpol PP Kabupaten Magelang Tindak 1716 Pelanggar

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG, KRJOGJA.com – Zonasi Kabupaten Magelang terkait Covid-19, kembali turun ke orange. Sebelumnya pada minggu lalu, masuk zone merah. Meski turun, namun Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, meminta masyarakat untuk tidak kendor dan tetap ketat melaksanakan Inpres No. 6 Tahun 2020 dan Perbub Kabupaten Magelang No. 38 Tahun 2020 tentang pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan.

“Tetap waspada, tidak boleh lengah dan jangan kendor, bahkan kedepan harus diperketat lagi gerakan 3 M (Memakai masker, Menjaga jarak dan sering Mencuci tangan pakai sabun). Selain itu, jangan berkerumun dan membuat kerumunan. Covid-19 masih ada, bahkan akhir-akhir ini jumlahnya cenderung naik,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, Sabtu (14/11/2020).

Pihaknya juga minta semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan ditempat-tempat pengungsian akibat kenaikan status Gunung Merapi. “Untuk tempat-tempat pengungsian Gunung Merapi, kami minta jangan menjadi klaster atau tempat penularan baru. Protokol kesehatan tetap harus ditegakkan. Tidak hanya terhadap pengungsi, tapi juga relawan dan siapa saja yang datang ke tempat pengungsian,” pintanya.

Hal lainnya, petugas Satpol PP juga diminta untuk lebih serius dan sering melakukan operasi yustisi penegakkan Inpres No. 6 Tahun 2020 dan Perbub Kabupaten Magelang No. 38 Tahun 2020 tentang pendisiplinan dan penegakkan hukum protokol kesehatan. “Selain ditempat pengungsian, lokasi dimana masyarakat banyak beraktifitas, seperti pasar, terminal dan tempat-tempat pariwisata, operasi yustisi harus terus dilakukan. Ini penting, agar ditempat-tempat itu tidak menjadi klaster penularan baru,” tandasnya.

BERITA REKOMENDASI