Satu Korban Tsunami Banten Dimakamkan di Magelang

MAGELANG, KRJOGJA.com – Salah satu korban tsunami di Tanjung Lesung Pandeglang Banten, Abiyosa Lanang Kapindo (7), dimakamkan di pemakaman umum Giri Dharmo Loyo Magelang, Senin (24/12/2018) siang. Sebelumnya jenasah disemayamkan dan disalatkan di Karanggading Kota Magelang, untuk kemudian dibawa ke Kebonpolo Kota Magelang. 

Dengan menggunakan sebuah kendaraan ambulan dari salah satu rumah sakit di Jakarta, sekitar pukul 09.00 jenasah Abiyosa Lanang Kapindo tiba di rumah kakeknya Maryadi yang ada di wilayah Kampung Karanggading Kelurahan Rejowinangun Selatan Kota Magelang, dan sekitar pukul 11.30 jenasah dibawa ke Kebonpolo. Ayah Abiyosa, Heri K, merupakan putra pertama keluarga Maryadi yang tinggal di wilayah Kampung Karanggading Kota Magelang. Sedang ibunya Abiyosa berasal dari Kebonpolo Kota Magelang. 

Sebelum dibawa ke Kebonpolo, jenasah Abiyosa disalatkan di sebuah masjid di Kampung Karanggading, yang tidak jauh dari rumah kakeknya. Salat jenasah dipimpin Kaum Rejowinangun Selatan Moh Rodin.  

"Pada Sabtu (22/12/2018) malam kakak saya bersama istrinya (Firda Setyawati) dan kedua anaknya (Abista Danur Wenda dan Abiyosa Lanang Kapindo) mengikuti kegiatan rangkaian kegiatan Employee Gathering PT PLN (Persero) di Tanjung Lesung," ujar Heri Setyawan, adik kandung Heri K, kepada wartawan.  

Pada saat mengikuti kegiatan, mendadak terjadi tsunami. Akibat kejadian ini, Abiyosa ditemukan di lokasi dalam kondisi meninggal dunia untuk kemudian dievakuasi ke rumah sakit, dan Firda Setyawati ditemukan di sebuah masjid dalam kondisi masih hidup dan mengalami luka di bagian kaki kirinya. Sedang Heri K dan Abista hingga Senin siang pukul 12.00 WIB belum ada kabarnya.(Tha) 

BERITA REKOMENDASI