Satu Tahun Pandemi di Magelang, 244 Meninggal Akibat Covid-19

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG, KRJOGJA.com – Selama satu tahun Pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia dan khususnya diwilayah Kabupaten Magelang, terdapat 409 warga diwilayah ini meninggal. Dari 409 itu, 244 diantaranya meninggal dengan status terkonfirmasi. Sedang sisanya, 165 orang meninggal dengan status suspek.

“Untuk hari ini, ada satu warga Kecamatan Secang yang meninggal dengan status terkonfirmasi. Kini menjadi 244 orang di Kabupaten Magelang yang meninggal sebagai pasien terkonfirmasi. Hal ini membuktikan, jika virus ini (Covid-19) masih ada. Karena itu, semua harus tetap waspada dan terus melakukan upaya antisipasi dengan mengedepankan prokes 3 M,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, Kamis (4/3/2021).

Sementara pada hari ini, kata Nanda, ada tambahan 28 orang terkonfirmasi. Enam diantaranya dari Borobudur dan Muntilan. Kemudian ada tambahan 4 di Mungkid, 3 di Mertoyudan dan dua di Dukun, Secang serta Candimulyo. “Selain itu ada satu di Tempuran, Ngluwar dan Grabag,” lanjutnya.

Meski demikian, saat ini ada tambahan 18 pasien terkonfirmasi sembuh. Mereka tersebar di Dukun 5 dan Mertoyudan 4 orang. Kemudian dua orang di Srumbung, Secang dan Candimulyo. Selain itu juga ada di Sawangan, Muntilan dan Ngluwar, masing-masing satu orang. “Dengan tambahan ini, jumlah kumulatifnya menjadi 8657 orang. Terdiri 250 dalam penyembuhan, 8163 sembuh dan 244 meninggal,” ungkapnya.

Sedang untuk pasien suspek, ada tambahan 6 orang. Namun ada 8 yang sembuh dan 2 orang alih status terkonfirmasi. “Dua ini berasal dari Mungkid dan Secang. Kini jumlah pasien suspek menjadi 1602 orang. Rinciannya, 32 dirawat, 1424 sembuh, 52 isolasi mandiri dan 194 dinyatakan selesai menjalani isolasi mandiri,” pungkasnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI