SBMPTN 2018, UNS Gelar Ujian Berbasis Komputer

SOLO, KRJOGJA.com – Panitia Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 di Solo menyiapkan 800 kursi bagi peserta yang memilih ujian berbasis komputer. Selain di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, fasilitas komputer tersebar di Institut Seni Indonesia (ISI) Solo dan di beberapa Sekolah Menengah Atas (SMA).

"Kuota ujian berbasis komputer di Solo mengalami meningkatan. Tahun lalu 500, dan sekarang dapat kuota 800," jelas Prof Sutarno MSc PhD, ketua panitia SBMPTN Solo, Kamis (19/4/2018) malam.

Dalam melaksanakan ujian berbasis komputer, lanjut Prof Sutarno, sangat berhati-hati dan selektif. Dari sekian banyak sekolah yang ada di Solo hanya dua SMA yang dipilih. Untuk menjaga keamanan data, rencana semua akan menggunakan server khusus yang telah disiapkan. "Jadi kami menyiapkan server sendiri," tegasnya.

Ditanya soal ujian berbasis Android, Wakil Rektor 1 UNS ini mengaku belum berani. Konon baru di Unpad Bandung yang siap melaksanakan. Secara kebetulan Unpad yang membidangi ujian berbasis Android. "Solo belum berani melaksanakan karena mempertimbangkan aspek keamanan. Jadi tahun ini belum," jelasnya.

Prof Sutarno belum mengetahui berapa banyak pendaftar SBMPTN di Solo yang memilih ujian berbasis komputer. Yang pasti kuota yang tersedia dan bisa dimanfaatkan pendaftar ada 800 kursi.(Qom)

 

BERITA REKOMENDASI