Sebabkan Kemacetan, Angkudes Wajib Masuk Terminal Kongsi

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO (KRJOGJA.com) – Keberadaan angkutan perdesaan (angkudes) di jalan kompleks Pasar Baledono Purworejo dinilai kerap menyebabkan kemacetan. Pemkab Purworejo akhirnya membuat kebijakan mewajibkan angkutan untuk masuk ke dalam Terminal Kongsi.

Terobosan dibuat karena masih ada angkudes yang mangkal di wilayah tersebut. "Maka kami buat aturan, mereka harus masuk Terminal Kongsi, terminal itu memang terminal angkudes," ujar Kabid Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Purworejo Dwijo Mudiarto, kepada KRJOGJA.com, Selasa (10/4).

Menurutnya, tempat yang jadi lokasi favorit ngetem angkudes adalah belakang Pasar Baledono dan jalan sekitar Buh Penceng. Kendaraan parkir menyebabkan lalu lintas tersendat.

Padahal seharusnya dua lokasi itu bebas dari angkutan umum. Dishub akan memasang rambu dilarang parkir dan mengecat marka jalan. "Harus bebas, tapi kami akan terapkan secara bertahap. Bulan ini sementara belum ada penindakan, rencana mulai bulan depan," tuturnya.

Selain Terminal Kongsi, pemkab juga menetapkan Jalan Kemuning sebagai kantong parkir Pasar Baledono. Dikatakan, jalan kompleks pasar harus bebas dari kendaraan ngetem.

Jalan itu hany diperuntukan bagi kendaraan yang akan bongkar muat barang. "Itu juga harus di sisi barat atau kanan jalan, sementara bahu jalan sebelah kiri harus bebas kendaraan. Untuk motor, wajib parkir di halaman pasar," tandasnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI