Seharian Tidak Pulang, Slamet Ditemukan Mengambang Di Irigasi

Editor: KRjogja/Gus

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Mayat tanpa busana di saluran irigasi Desa Morobongo Kecamatan Jumo gegerkan warga setempat. Terdapat luka membiru di wajahnya, namun Kepolisian Resort Temanggung memastikan tidak ada tanda penganiayaan.

Kasat reskrim Polres Temanggung AKP Ni Made Srinitri mengatakan luka di wajah tepatnya didekat mata bukan karena penganiayaan, diduga kuat karena benturan dengan dasar irigasi saat tercebur.

“Inafis Polres Temanggung sudah olah tempat kejadian perkara, luka di wajah dipastikan bukan karena penganiayaan, ” kata Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP Ni Made Srinitri, Sabtu (3/10).

Dikatakan kepolisian masih menyelidiki penyebab meninggalnya korban, yang diketahui bernama Slamet asal Desa Tersono Kecamatan Batang Kendal. Pihak keluarga yang mendapat informasi telah membawanya pulang untuk dimakamkan. Penemuan mayat pada Jumat (3/10) sore dan dievakuasi pada Jumat malam.

Perangkat Desa Morobongo Latif Al Mansyur mengatakan keberadaan mayat lelaki tanpa busana kali pertama diketahui tukang bangunan yang sedang mengerjakan saluran irigasi, yang kemudian dilaporkan kepada perangkat desa, dan diteruskan pada Polsek serta Koramil Jumo.

BERITA REKOMENDASI