Sejumlah Koperasi Melenceng dari Tujuannya

PURWOREJO (KRjogja.com) – Sejumlah koperasi di Kabupaten Purworejo dinilai sudah melenceng dari tujuannya. Bahkan mereka justru menjalankan sistem rentenir dengan berkedok sebagai koperasi.

Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Daerah Kabupaten Purworejo Imam Abu Yusuf mengatakan, koperasi itu dibentuk untuk tujuan mensejahterakan anggota. Caranya dengan membuka berbagai cabang usaha serta mengakomodir kepentingan ekonomi anggota. "Bisa simpan pinjam, jual beli, aneka usaha atau apapun. Tetapi prinsip utama yang harus dipegang adalah dari dan untuk anggota, serta demi kesejahteraan anggota," tegasnya kepada KRjogja.com, Sabtu (30/7/2016).

Namun beberapa lembaga, katanya, justru menjalankan bisnis untuk kepentingan pribadi tetapui menggunakan badan hukum koperasi. Menurutnya, ada lembaga berbentuk koperasi simpan pinjam, namun pengembaliannya dengan sistem bunga yang tinggi.

Kondisi itu, lanjutnya, merupakan salah satu dampak penafsiran lain dari UU No 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. "Ketika itu koperasi menjelma dari lembaga ekonomi sosial menjadi badan usaha, kalau yang salah menafsirkan, akan membentuk koperasi namun tidak bergerak untuk mensejahterakan anggotanya," ungkapnya. (Jas)

 

BERITA REKOMENDASI