Sekda Non Aktif Divonis 4 Tahun, Pemkab Kebumen Siapkan Pemilihan

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Divonisnya Sekretaris Daerah (Sekda) Kebumen non aktif, Adi Pandoyo, dengan hukuman penjara 4 tahun oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang pada Selasa (05/09/2017) memunculkan konsekuensi tersendiri  bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen. Yaitu, berupa penyiapan proses seleksi pengangkatan Sekda Kebumen yang baru.

" Konsekuensinya memang seperti itu. Sebab, kekosongan jabatan Sekda Kebumen sudah berlangsung hampir 11 bulan lamanya pasca operasi tangkap tangan (OTT)  oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Adi Pandoyo pada Oktober 2016 lalu. Pasca vonis wajarlah bila banyak warga masyarakat yang mempertanyakan  proses pemilihan sekda definitif pengganti Adi," ujar Staf Ahli Bupati Kebumen  bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Budi Santoso SH, di ruang kerjanya, Rabu 
(06/09/2017).

Menurut Budi, sehubungan banyaknya pertanyaan masyarakat tersebut maka sudah
mulai mengemuka pula penyebutan nama sejumlah sosok pejabat Kebumen yang 
berpeluang menjadi Sekda Kebumen yang baru.

" Namun sesuai aturan, figur calon sekda harus memenuhi persyaratan, diantaranya  usianya di bawah 56 tahun dan menduduki jabatan eselon II di pemerintahan minimal 2 tahun dan sejumlah persyaratan administratif lainnya. Sedangkan saya dan sejumlah pejabat eselon II Kebumen lainnya tertututp peluangnya untuk ikut seleksi karena sudah berusia 56 tahun," jelas Budi. (Dwi)

BERITA REKOMENDASI