Sekda Purworejo Bantah Nakes Dibebani Biaya Hotel

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purworejo Drs Said Ramadon menandaskan, bahwa keluarnya para tenaga kesehatan (nakes) dari lokasi transit di Hotel Ganesha, bukan karena dibebani pembayaran biaya sewa (kamar) mandiri sebesar Rp 125 ribu per hari. Namun mereka dipindahkan sementara di RSUD RAA Tjokronegoro, karena Hotel Ganesha akan disterilisasi.

“Hotel Ganesha tidak hanya ditempati para tenaga kesehatan saja, tapi juga ada tamu atau konsumen umum, sehingga demi kenyamanan, perlu dilakukan sterilisasi secara berkala,” katanya, Rabu (6/5).

Menanggapi pemberitaan di sejumlah media, terkait keluarnya para nakes dari Hotel Ganesha Said Romadon mengatakan, bahwa anggaran penanganan Covid-19 di Kabupaten Purworejo masih cukup, termasuk untuk kebutuhan sumberdaya tenaga kesehatan. “Karena itu saya tegaskan bahwa tidak benar kalau para nakes yang transit di Hotel Ganesha disuruh membayar,” tandasnya.

Dikatakan pula, bahwa pemindahan ini hanya sementara sampai proses sterilisasi selesai, setelah itu mereka akan kembali ke Hotel Ganesha. Dipilihnya lokasi sementara di RSU RAA Tjokronegoro, karena lokasinya lebih dekat daripada di Pusdiklat Kutoarjo. “Oleh karena itu, rekan-rekan nakes tidak perlu khawatir. Tidak mungkin para pejuang kesehatan dibebani membayar biaya sewa tempat transit yang memang disediakan Pemerintah Daerah,” jelasnya.

BERITA REKOMENDASI