Sekolah dan Desa Kesulitan Bangun Perpustakaan

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Kehadiran perpustakaan di lembaga pendidikan seperti sekolah dan desa dinilai mampu membangkitkan minat baca masyarakat, sekaligus meningkatkan sumberdaya manusia (SDM) karena dapat meningkatkan perekonomian melalui daya kreatifitas. 

Namun hingga kini di Kabupaten Purworejo masih banyak desa dan kelurahan yang belum memiliki perpustakaan. Bahkan sekolah yang ada di Purworejo juga banyak yang belum memiliki perpustakaan yang memadahi.

“Ruang sekolah sangat terbatas, sehingga tidak memiliki tempat yang representatif untuk perpustakaan,” kata Pengawas Madrasah Aliyah (MA) Purworejo Drs Ayub Heri Santoso MPd, Kamis (22/8).

Dalam Cricital Voic Point (PVC) atau serap aspirasi masyarakat terkait membangun literasi untuk kesejahteraan di pendapa rumah dinas bupti Purworejo Ayub Heri Santoso berharap akan adanya kebijakan dari yang memangku kepentingan untuk menyediakan tempat khusus untuk perpustakaan sekolah.

“Yang lebih menyedihkan, selama ini di sekolah tidak ada uang intensif untuk petugas perpustakaan,” keluhnya.

Pada kesempatan yang sama Kusnan, salah seorang guru SMP di Purworejo juga mengaku bahwa dari 43 SMP Negeri di Purworejo juga belum memiliki perpusakaan yang memadahi. “Pada setiap musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) ketika berbicara soal perpustakaan, juga banyak yang sinis,” keluhnya.

Pustakawan Ahli Utama Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI Drs Supriyanto MSi, menambahkan bahwa Perpustakaan mendukung system pendidikan nasional. Termasuk pendidikan di desa-sesa dengan membangun perpustakaan desa.  “Perpustakaan harus mampu meningkatkan peran serta masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidupnya,” jelas Supriyanto. (Nar)

 

BERITA REKOMENDASI