Sekolah Diminta Beri Toleransi Warga Terdampak Corona

Editor: Ivan Aditya

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Khusus menjelang dimulainya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020/2021, muncul kecemasan sebagian warga terdampak pandemi Corona yang akan memasukkan anak mereka ke sekolah baru. Mereka cemas terhadap kemungkinan adanya pungutan oleh sekolah baru anak mereka.

“Terhadap kecemasan warga masyarakat itu, kami sudah mengambil langkah antisipasi dengan meminta agar sekolah bertoleransi terhadap kesulitan masyarakat tersebut,” ujar Plt Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kebumen, Putut Supriyadi SPi di ruang kerjanya, Rabu (10/06/2020).

Langkah antisipasi tersebut dengan mengirimkan surat imbauan kepada sekolah-sekolah di Kebumen agar mereka mau memahami sepenuhnya kesulitan ekonomi masyarakat saat ini. Untuk semua sekolah negeri tanpa kecuali, diminta agar tak memungut apapun terhadap siswa baru mereka.

“Kami meminta agar sekolah berempati terhadap kondisi masyarakat saat ini. Namun secara teknis kami tak terlalu merinci bentuk empati itu,” ujar Putut.

Kendati tak membolehkan adanya pungutan terhadap siswa baru, namun bila ada sumbangan sukarela ke sekolah dari orang tua siswa maupun warga masyarakat yang mampu secara ekonomi, sekolah diperbolehkan menerimanya.

Adapun jadwal PPDB 2020/2021 Kebumen untuk TK, SD dan SMP negeri dan SMP swasta
dengan sistem daring (dalam jaringan) dimulai 17 Juni sampai 19 Juni 2020. Untuk SD swasta 17 Juni sampai 30 Juni 2020. Untuk SMP swasta luar jaringan 17 Juni sampai 30 Juni 2020.

“Tentang hari pertama masuk sekolah atau tahun ajaran baru, untuk sementara berdasarkan kalender pendidikan yang sudah ada, yaitu 13 Juli 2020. Namun masih bisa berubah, tergantung kebijakan pemerintah pusat nantinya,” ujar Putut. (Dwi)

BERITA REKOMENDASI