Sekolah Kurang Siswa Diusulkan Ada Regrouping

MAGELANG (KRjogja.com) – Puluhan sekolah di Kabupaten Magelang mengalami kekurangan siswa pada tahun ajaran 2016/2017 ini. Hal itu sesuai dengan hasil
monitoring yang dilakukan oleh Dewan Pendidikan Kabupaten Magelang di 21 kecamatan diwilayah ini.

"Sekolah yang masih kekurangan siswa tersebut mulai dari SD hingga SMA. Dari hasil monitoring, setiap kecamatan pasti ada sekolah yang mengalami kekurangan siswa. Untuk mengatasi ini, perlu upaya riil dari Pemerintah Kabupaten Magelang. Yakni secepatnya diadakan regrouping," kata Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Magelang, Dian Kustiani, Senin (25/07/2016).

Menurutnya, penyebab dari adanya sekolah yang kekurangan siswa itu, antara lain banyak sekolah baru bermunculan. Mulai dari PAUD, SDIT dan lainnya. "Kondisi ini menyebabkan penyebaran siswa tidak merata. Ada sekolah yang hanya mendapatkan 6 siswa, sementara di kecamatan lain sekolah mampu mendapatkan 36  siswa. Ini jelas tidak merata," ungkapnya.

Untuk mengatasi hal itu, Dian meminta agar Pemkab Magelang melakukan regrouping serta menunda usulan pembangunan sekolah baru. Roadmap terkait pendidikan di Kabupaten Magelang juga perlu ditinjau kembali. "Regrouping jangan ditunda lagi. Yang terpenting jaga kualitas dan mutu pendidikan di Kabupaten Magelang. Terlebih lagi mutu sekolah itu sendiri," katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Magelang Haryono mengatakan, pihaknya sudah menginstruksikan ke sekolah-sekolah untuk memperpanjang waktu pendaftaran siswa. Hal itu dilakukan jika masih mengalami kekurangan siswa. "Masa pendaftaran siswa bisa diperpanjang hingga Sabtu (16/7/2016) lalu sebelum masuk sekolah," katanya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI