Sembilan Kecamatan Terpapar Covid-19

MAGELANG, KRJOGJA.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang dinilai belum maksimal dalam mengambil langkah berkaitan dengan bencana nonalam Covid-19. Sebagai pelaksana dan penanggungjawab wabah corona di wilayah ini, gugus tugas seharusnya segera mengambil tindakan mitigasi komprehensif untuk menekan dampak dan penyebaran wabah corona. Jika tindakan mitigasi komprehensif tidak segera dilakukan, maka potensi penyebaran wabah ini kemungkinan akan semakin meluas.

Hingga hari ini, Kamis (30/04/2020) sebanyak 9 kecamatan dengan 28 desa di Kabupaten Magelang tergolong ke dalam zona merah. Sebagai dasarnya, terdapat warga yang terpapar virus corona. Dari 28 desa ini, sebagian diketahui positif corona, dan sebagian lainnya meninggal dunia. “Kunci untuk meredam penyebaran virus corona adalah dengan mengetahui pemetaan persebarannya di Kabupaten Magelang. Data ini akan didapatkan setelah uji sampel corona dilaksanakan,” kata Fiqi Akhmad, anggota Satgas Pengawas Covid-19 DPRD Kabupaten Magelang.

Disampaikan, jika tahap penanganan kebencanaan secara umum dibagi menjadi dua, fase kedaruratan dan fase recovery. Pada fase kedaruratan ada tiga hal yang perlu dilakukan, yakni pencegahan penularan, penanganan korban, dan penanganan dampak yang bersifat langsung dan berhubungan dengan kondisi ekonomi masyarakat.Satgas DPRD mendorong Gugus Tugas Covid-19 khususnya Dinas Kesehatan untuk melakukan tindakan preventif, promotif, dan informatif.

BERITA REKOMENDASI