Sengketa Pilkada Berpotensi di Purworejo

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) lanjutan tahun 2020 sangat berpotensi di wilayah Kabupaten Purworejo, terutama pada tahapan kampanye dan pemungutan serta penghitungan suara.

“Ini menjadi tugas besar bagi Panwaslu Kecamatan (Panwascam), dan mereka harus mampu menjadi mediator dalam penyelesaian sengketa Pilkada ini,” kata Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi Jawa Tengah Heru Cahyono, Senin (10/8).

Perbawaslu Nomor 2 tahun 2020 tentang Tata Cara Penyelesaian Sengketa memberikan kewenanganan mandataris penyelesaian sengketa kepada Panwaslu Kecamatan. Kewenangan itu untuk menyelesaikan sengketa dengan acara cepat

Heru Cahyono dalam rapat koordinasi (rakor) dengan materi tata cara penyelesaian sengketa dengan cara cepat bersama Panwaslu se Kabupaten Purworejo menjelaskan, bahwa penyelesaian sengketa antar peserta pemilihan dilaksanakan melalui acara cepat terhadap peristiwa pada tahapan yang singkat. “Diselesaikan dan diputus di tempat kejadian pada hari itu juga,” tandas Heru Cahyono.

Dikatakan pula, bahwa Bawaslu kabupaten/kota memiliki kewenangan untuk mendelegasikan penyelesaikan sengketa antar peserta kepada Panwaslu kecamatan. “Setiap anggota Panwaslu harus memilik kemampuan untuk menyelesaikan sengketa acara tersebut,” tambahnya.

Ketua Bawaslu Purworejo Nur Kholiq SH SThI MKn menambahkan, kemampuan dalam menyelesaikan acara sengketa cepat menjadi kebutuhan setiap Pengawas.(Nar)

BERITA REKOMENDASI