Seniman Pantomim Kampanye Stop Kekerasan Anak

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Belasan seniman Kabupaten Purworejo dan Magelang kampanye stop kekerasan anak di Alun-alun Purworejo, Kamis (22/03/2018).  Mereka menggelar pentas jalanan pantomim dan melukis. Seniman juga mengajak anak-anak yang menyaksikan pentas untuk ikut bermain pantomim. 

"Kami ingin mengajak masyarakat Purworejo untuk melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan, baik secara fisik, verbal atau seksual," tegas seniman pantomim Komunitas Purworejo Mime,
Mahestya Andi Sanjaya, kepada KRJOGJA.com.

Selain komunitas pantomim dua kabupaten, pentas juga melibatkan seniman lukis Purworejo, komunitas perpustakaan jalanan Purworejo, Kemiri dan Kutoarjo. Seniman pantomim membawakan empat cerita,
sedangkan para pelukis melukis bertema kekerasan anak. Sementara itu, komunitas perpustakaan jalanan menggelar koleksinya untuk dibaca warga secara gratis. 

"Tema Stop Kekerasan Terhadap Anak kami angkat mengingat banyaknya kasus itu di Purworejo. Paling banyak dilaporkan adalah kekerasan seksual terhadap anak," ungkapnya.

Seniman pantomim membawakan cerita tentang persahabatan anak-anak, kekerasan orang dewasa terhadap anak, cinta kasih anak kepada orang tua dan saling memberi. Empat cerita itu diperagakan selama hampir satu jam.

Seniman Pantomimer Magelang Imran menambahkan, pentas tersebut diharapkan dapat mengedukasi masyarakat Purworejo. "Orang tua harus sadar bahwa bukan tidak mungkin di sekitar mereka ada predator anak. Harus lebih peduli dengan anak-anak," tuturnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI