Seorang Warga Borobudur Meninggal Akibat Covid-19

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Seorang warga Borobudur, Kabupaten Magelang, Sabtu (11/09/2021) dinyatakan meninggal terkonfirmasi. Selain itu juga ada tambahan seorang alih status meninggal terkonfirmasi, warga Mertoyudan. Kini total pasien meninggal terkonfirmasi menjadi 1.093 orang dari 1.309 orang. Sebanyak 216 orang diantaranya, meninggal dengan status suspek.

“Kami tegaskan lagi, jika pandemi Covid-19 belum berakhir. Terbukti masih ada tambahan pasien dan meninggal terkonfirmasi baru. Meski saat ini, kasusnya cenderung turun, namun semua tetap kami minta tidak terlena dan menganggap enteng. Protokol kesehatan dimana pun berada, tetap harus ditegakkan,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.

Untuk hari ini ada juga tambahan 20 pasien terkonfirmasi baru. Sebanyak 6 orang diantaranya, berasal dari Kecamatan Ngluwar dan 3 orang dari Borobudur, serta Tempuran. Selain itu juga ada 2 orang dari Mungkid dan Sawangan. “Ada juga 1 orang dari Mertoyudan, Kajoran, Salam dan Srumbung,” lanjutnya.

Disampaikan Nanda, jika hari ini juga ada tambahan 5 orang alih mutasi data. Tiga diantaranya dari Mertoyudan dan 1 orang dari Salam serta Srumbung. Namun demikian, hari ini ada tambahan 9 pasien terkonfirmasi sembuh. Sebanyak 3 orang dari Srumbung, 2 orang Sawangan dan 1 orang tersebar di Mertoyudan, Salam, Tempuran dan Secang.

“Dengan tambahan ini, jumlah kumulatifnya menjadi 22.680 orang. Terdiri dari 133 orang dalam penyembuhan, 21.454 orang sembuh dan 1.093 orang meninggal. Untuk okupansi di beberapa rumah sakit, saat ini tercatat hanya 14.47 persen tempat tidur yang terpakai. Rinciannya, 11.28 ruang isolasi dan 36.84 ruang ICU,” ungkapnya.

Sementara untuk pasien suspek, ada tambahan 3 orang sembuh dari Salam 2 orang dan Ngluwar 1 orang. Selain itu juga ada 4 orang alih status terkonfirmasi. Sebanyak 2 orang diantaranya dari Borobudur dan 1 orang dari Sawangan serta Srumbung.

“Kini jumlah kumulatifnya menjadi 2.705 orang. Terdiri dari 18 dirawat, 2.226 sembuh, 51 isolasi mandiri dan 410 selesai menjalani isolasi mandiri,” pungkasnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI