Separuh Tenaga Kesehatan Puskesmas Banyuurip Terinfeksi Corona

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Sebanyak 38 warga Kabupaten Purworejo dinyatakan terkonfirmasi Covid-19, Senin (31/08/2020). Hampir separuh pasien terkonfirmasi itu adalah tenaga kesehatan (nakes) yang berdinas di Puskesmas Banyuurip. Jumlah warga terkonfirmasi Covid-19 di sejak pandemi terjadi, tercatat 439 orang.

Jubir Satgas Covid-19 Purworejo dr Tolkha Amaruddin Sp THT mengatakan, adanya nakes yang terkonfirmasi bukan berarti mereka lengah menerapkan protokol kesehatan. “Sekali lagi membuktikan bahwa nakes itu amat sangat rentan terpapar Covid-19,” tegasnya kepada KRJOGJA.com.

Tidak diketahui sumber penularan nakes tersebut. Adanya nakes terinfeksi bermula ketika seorang pegawai puskesmas menjalani perawatan di RSUD Dr Tjitrowardojo. Dalam perawatan, pasien dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.

Satgas kemudian melakukan penelusuran terhadap seluruh pegawai puskesmas. Pegawai puskesmas menjalani swab dan ada belasan yang dikonfirmasi Covid-19. Dinas Kesehatan (Dinkes) Purworejo untuk sementara menutup aktivitas puskesmas untuk mencegah penularan.

Selain dari nakes, kata Tolkha, sejumlah ASN warga Purworejo yang berdinas di sebagai guru dan tenaga medis di Kabupaten Kebumen, dinyatakan terkonfirmasi. “Mereka adalah pelaju yang biasa berangkat dan pulang setiap hari,” ucapnya.

Menurutnya, sebagian pasien menjalani isolasi mandiri di rumah. Namun ada tujuh pasien terkonfirmasi dan 19 probable (terduga) dengan gejala klinis, menjalani perawatan di RSUD Tjitrowardoyo. “Ada 27 tempat tidur dan terisi 26,” katanya.

Tolkha mengemukakan, masyarakat harus semakin memperketat penerapan protokol kesehatan. “Jangan lengah terapkan protokol, selalu jaga jarak, pakai masker, cuci tangan dengan sabun. Selain itu, warga yang mengakses layanan kesehatan harus jujur dengan kondisi kesehatannya, jangan ditutup-tutupi sehingga jika memang terkonfirmasi, tidak telanjur menular,” tandasnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI